Kompas.com - 11/02/2020, 13:32 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto bersama Waketum PAN Asman Abnur di Hotel Millennium, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (7/12/2019). KOMPAS.com/ HARYANTI PUSPA SARIWakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto bersama Waketum PAN Asman Abnur di Hotel Millennium, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (7/12/2019).
Penulis Dani Prabowo
|
Editor Bayu Galih

Asman Abnur

Meski tak didukung Amien Rais, menurut Pangi, mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ini tetap memiliki kans untuk menang.

"Dia sering dikaitkan dengan bayang-bayang Hatta Rajasa, orangnya Hatta," kata Pangi.

Ia menilai, hal itu dapat menjadi modal Asman bila kelak PAN akan berkoalisi dengan Partai Demokrat.

Baca juga: Asman Abnur Yakin jadi Caketum PAN mesti Tak Didukung Amien Rais

Seperti diketahui, Hatta merupakan besan dari Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Asman saya pikir bukan tidak punya kans. Dari segi logistik, dia tentu sedikit banyak punya,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum DPP PAN Drajad Wibowokompas.com/dani prabowo Wakil Ketua Umum DPP PAN Drajad Wibowo

Dradjad Wibowo

Meski menjadi salah satu politisi lama di partai dan pernah menjabat sejumlah posisi strategis di struktur, Pangi menilai Dradjad masih perlu banyak belajar untuk menjabat sebagai ketua umum partai.

Untuk menjabat sebagai ketum parpol, ia mengatakan, ada sejumlah kemampuan dan keterampilan khusus yang harus dimiliki kader. Mulai dari jejaring di akar rumput, lobi dukungan tokoh sentral dan elit parpol, hingga kemampuan membangun citra partai.

"Tidak semua kader mumpuni soal jabatan ini," ujarnya.

Baca juga: Jadi Bakal Calon Ketum, Dradjad Wibowo Ingin PAN Tetap Oposisi

Ia menilai, pencalonan Dradjad kali ini hanya sekedar untuk meramaikan pertarungan semata.

"Dia (berpartisipasi) tidak untuk memenangkan, namun beliau sepertinya ditugaskan khusus untuk agenda lain sehingga bisa memenangkan calon lain," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu dan Anak yang Ditemukan Berpelukan saat Rumah di Kalideres Ambruk Tewas

Ibu dan Anak yang Ditemukan Berpelukan saat Rumah di Kalideres Ambruk Tewas

Nasional
Menag Yaqut: Kemenag adalah Hadiah Negara untuk NU

Menag Yaqut: Kemenag adalah Hadiah Negara untuk NU

Nasional
Jokowi Dianggap Berhasil Atasi Polarisasi oleh Profesor Singapura, SMRC: Ada Dua Persoalan

Jokowi Dianggap Berhasil Atasi Polarisasi oleh Profesor Singapura, SMRC: Ada Dua Persoalan

Nasional
Jokowi Dinilai Cukup Pragmatis dalam Tangani Polarisasi

Jokowi Dinilai Cukup Pragmatis dalam Tangani Polarisasi

Nasional
Guru Besar Politik UPH: Pujian Profesor Singapura Kepada Jokowi Tidak Mengada-ada

Guru Besar Politik UPH: Pujian Profesor Singapura Kepada Jokowi Tidak Mengada-ada

Nasional
Dua Tahun Pemerintahan, SMRC Nilai Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi Relatif Stabil

Dua Tahun Pemerintahan, SMRC Nilai Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi Relatif Stabil

Nasional
Airlangga: Semoga Golkar Menang Pilkada, Pileg dan Pilpres 2024

Airlangga: Semoga Golkar Menang Pilkada, Pileg dan Pilpres 2024

Nasional
Airlangga: Golkar Partai Tertua dan Paling Demokratis di Indonesia

Airlangga: Golkar Partai Tertua dan Paling Demokratis di Indonesia

Nasional
Soal Tudingan Kecurangan Pemilu 2009, Demokrat Sebut Hasto Gagal Move On dari Kekalahan

Soal Tudingan Kecurangan Pemilu 2009, Demokrat Sebut Hasto Gagal Move On dari Kekalahan

Nasional
PKB Yakin Cak Imin Menang jika Diusung dalam Pilpres 2024

PKB Yakin Cak Imin Menang jika Diusung dalam Pilpres 2024

Nasional
[POPULER NASIONAL] Demokrat: SBY Tidak Perlu Koar-koar soal Prestasi | Kemenkes Minta Nakes Kembalikan Kelebihan Insentif

[POPULER NASIONAL] Demokrat: SBY Tidak Perlu Koar-koar soal Prestasi | Kemenkes Minta Nakes Kembalikan Kelebihan Insentif

Nasional
Nasdem: Syarat Tes PCR Penumpang Pesawat Memberatkan Masyarakat

Nasdem: Syarat Tes PCR Penumpang Pesawat Memberatkan Masyarakat

Nasional
Airlangga Klaim Elektabilitas Golkar Naik Signifikan, Salah Satunya berkat Sosialisasi lewat Baliho

Airlangga Klaim Elektabilitas Golkar Naik Signifikan, Salah Satunya berkat Sosialisasi lewat Baliho

Nasional
Jokowi: Di Masa Pandemi, Parpol Dituntut Hadir Meringankan Beban Masyarakat

Jokowi: Di Masa Pandemi, Parpol Dituntut Hadir Meringankan Beban Masyarakat

Nasional
Airlangga: Tahun 2024, Golkar Harus Rebut Kemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada

Airlangga: Tahun 2024, Golkar Harus Rebut Kemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.