Dinamika Kongres V PAN: Ricuh, Dugaan Curang, hingga Jokowi-Amien Rais Tak Hadiri Pembukaan

Kompas.com - 11/02/2020, 10:05 WIB
Ketua Steering Commite (SC) Kongres PAN Eddy Soeparno, Ketua Organizing Commite (OC) Eko Hendro Purnomo di Kantor DPP PAN, Jalan Daksa I Kebayoran Baru, Kamis (30/1/2020). KOMPAS.com/HaryantipuspasariKetua Steering Commite (SC) Kongres PAN Eddy Soeparno, Ketua Organizing Commite (OC) Eko Hendro Purnomo di Kantor DPP PAN, Jalan Daksa I Kebayoran Baru, Kamis (30/1/2020).

Pembukaan tak dihadiri Jokowi dan Amien Rais

Berbeda dengan lokasi pendaftaran, kongres dibuka di Lapangan MTQ Tugu Persatuan, Kendari.

Jika biasanya, kongres dihadiri oleh presiden, namun tidak demikian pada pelaksanaan kongres saat ini.

Menurut Zulkifli, Presiden Joko Widodo memang tidak diundang dalam kongres ini. Sebab, rencananya Jokowi akan diundang ketika pelantikan pengurus DPP periode yang akan datang.

"Nanti diundang (Jokowi) pas pelantikan," kata Zulkifli.

Baca juga: Mulfachri Harahap Anggap Wajar Ada Riak dalam Pemilihan Ketua Umum PAN

Ia juga enggan berkomentar terkait alasan PAN tidak mengundang orang nomor satu di Indonesia itu.

Selain Jokowi, pendiri PAN Amien Rais juga tak terlihat pada saat pembukaan. Sejalan dengan itu, Mulfachri dan Hanafi, yang turut menjadi bakal calon pimpinan, juga tidak hadir.

Menurut Zulkifli, Amien Rais berhalangan hadir dalam pembukaan Kongres V PAN. Sebab, Amien sedang menggelar rapat penting.

Pembukaan kongres hanya dihadiri sejumlah senior PAN antara lain Hatta Rajasa dan Soetrisno Bachir, serta Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno.

Baca juga: Zulkifli Hasan Resmi Daftar Jadi Calon Ketua Umum PAN

Pembukaan kongres juga diikuti dua kandidat ketum lainnya yakni Dradjad Wibowo dan Asman Abnur.

4 kandidat ketua umum

Pemilihan ketua umum PAN periode 2020-2025 menjadi salah satu agenda kongres.

Ada empat kandidat calon ketua umum. Mereka adalah petahana Zulkifli Hasan, mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, ekonom Dradjad Wibowo, dan Wakil Ketua Komisi III DPR Mulfachri Harahap.

Mereka akan merebutkan 590 suara yang dimiliki dewan pimpinan wilayah (DPW), dewan pimpinan daerah (DPD), dewan pimpinan pusat (DPP) dan sejumlah organisasi sayap partai.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudik ke Konstitusi, Demokrasi, dan Reformasi

Mudik ke Konstitusi, Demokrasi, dan Reformasi

Nasional
Menag: Mari Beribadah dan Lebaran dengan Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

Menag: Mari Beribadah dan Lebaran dengan Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

Nasional
Indonesia Usulkan OKI dan GNB Segera Bertemu Bahas Persoalan Palestina

Indonesia Usulkan OKI dan GNB Segera Bertemu Bahas Persoalan Palestina

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Akan Shalat Idul Fitri di Rumah Dinas

Wapres Ma'ruf Amin Akan Shalat Idul Fitri di Rumah Dinas

Nasional
Di Hadapan Perwakilan ASEAN dan Jepang, KKP Perkenalkan 'E-Jaring'

Di Hadapan Perwakilan ASEAN dan Jepang, KKP Perkenalkan "E-Jaring"

Nasional
Kirim 200 Oksigen Konsentrator, RI Harap India Bisa Tangani Pandemi Covid-19

Kirim 200 Oksigen Konsentrator, RI Harap India Bisa Tangani Pandemi Covid-19

Nasional
KPK Terkesan Mau Singkirkan 75 Pegawai, Anggota Komisi III Minta Hasil TWK Disampaikan secara Transparan

KPK Terkesan Mau Singkirkan 75 Pegawai, Anggota Komisi III Minta Hasil TWK Disampaikan secara Transparan

Nasional
Cek Larangan Mudik, Kapolri Bakal Tinjau Bandara Soekarno-Hatta hingga Terminal

Cek Larangan Mudik, Kapolri Bakal Tinjau Bandara Soekarno-Hatta hingga Terminal

Nasional
Pakai Garuda, Indonesia Berangkatkan Hibah 200 Oksigen Konsentrator untuk India

Pakai Garuda, Indonesia Berangkatkan Hibah 200 Oksigen Konsentrator untuk India

Nasional
Indonesia Kirim 200 Oksigen Konsentrator ke India, Menlu: Bentuk Solidaritas

Indonesia Kirim 200 Oksigen Konsentrator ke India, Menlu: Bentuk Solidaritas

Nasional
121.206 Napi Dapat Remisi Idul Fitri, 550 Orang Langsung Bebas

121.206 Napi Dapat Remisi Idul Fitri, 550 Orang Langsung Bebas

Nasional
ICW: 75 Pegawai Dibebas Tugas, Upaya Pimpinan KPK Hambat Perkara Korupsi Besar

ICW: 75 Pegawai Dibebas Tugas, Upaya Pimpinan KPK Hambat Perkara Korupsi Besar

Nasional
Mengingat Kembali Tragedi Trisakti 12 Mei 1998, Ketika Mahasiswa di Dalam Kampus Ditembaki

Mengingat Kembali Tragedi Trisakti 12 Mei 1998, Ketika Mahasiswa di Dalam Kampus Ditembaki

Nasional
Ada Potensi Kerumunan Usai Shalat Id, Menko PMK Minta Protokol Kesehatan Diperketat

Ada Potensi Kerumunan Usai Shalat Id, Menko PMK Minta Protokol Kesehatan Diperketat

Nasional
Larang Takbir Keliling, Menag: Berpotensi Akibatkan Kerumunan

Larang Takbir Keliling, Menag: Berpotensi Akibatkan Kerumunan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X