Kompas.com - 09/02/2020, 13:13 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Dewan Pertimbangan PAN Amien Rais (kiri) usai membuka Rakernas PAN di Jakarta, Kamis (9/8). Dalam rakernas tersebut PAN secara resmi mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pilpres 2019. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/18. Akbar Nugroho GumayKetua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Dewan Pertimbangan PAN Amien Rais (kiri) usai membuka Rakernas PAN di Jakarta, Kamis (9/8). Dalam rakernas tersebut PAN secara resmi mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pilpres 2019. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/18.
Penulis Dani Prabowo
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) akan diselenggarakan pada 10-12 Februari 2020. Salah satu agenda yang akan dilaksanakan di dalam kongres tersebut yaitu pemilihan ketua umum.

Proses pendaftaran kandidat ketua umum telah dibuka Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sejak Sabtu (8/2/2020).

Sejauh ini, sudah ada tiga kandidat yang mendaftar sebagai bakal calon ketua umum, yaitu Mulfachri Harahap, Dradjad Wibowo, dan Asman Abnur.

Menurut Sekretaris Panitia Pengarah Kongres V PAN Saleh Daulah, sebenarnya ada empat kandidat yang telah menyatakan bakal maju dalam kontestasi ini.

Baca juga: Alasan PAN Gelar Kongres di Kendari Sulawesi Tenggara

Selain tiga orang yang telah mendaftar, kandidat lain yang akan maju yakni ketua umum petahana, Zulkifli Hasan.

Rencananya, Zulkifli akan mendaftar di Kendari, saat kongres digelar.

Ada 590 pemilik suara sah yang nantinya akan diperebutkan oleh mereka berempat untuk duduk sebagai kursi orang nomor satu di partai berlambang matahari itu.

Para pemilik suara itu terdiri atas 34 dewan pimpinan wilayah (DPW), 514 dewan pimpinan daerah (DPD), dan hak suara ketua, sekretaris jenderal, dan bendahara umum.

Saleh menyatakan, proses kontestasi ini akan dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Baca juga: Kongres V PAN, Ini 4 Kandidat Caketum 2020-2025

Akan tetapi, tak menutup kemungkinan keputusan diambil melalui mekanisme pengambilan suara atau voting.

"Dalam AD/ART PAN, pengambilan keputusan diutamakan musyawarah mufakat. Namun jika tidak bisa tercapai mufakat, maka akan dilakukan pemungutan suara. Saya kira, ini proses normal dan biasa dalam demokrasi," kata Saleh di Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Jika Mutasi Virus Corona Dibiarkan, Bisa Berdampak Buruk Bagi Penanganan Pandemi

Satgas: Jika Mutasi Virus Corona Dibiarkan, Bisa Berdampak Buruk Bagi Penanganan Pandemi

Nasional
Soal Uji Formil UU KPK, Ahli: Tak Hanya KPK, MK Juga Mati

Soal Uji Formil UU KPK, Ahli: Tak Hanya KPK, MK Juga Mati

Nasional
Tenggelamnya KRI Nanggala jadi Momentum Evaluasi Alutsista Milik TNI

Tenggelamnya KRI Nanggala jadi Momentum Evaluasi Alutsista Milik TNI

Nasional
Densus 88 Tangkap Buron Teroris Yusuf Iskandar di Sukabumi

Densus 88 Tangkap Buron Teroris Yusuf Iskandar di Sukabumi

Nasional
Soal Batas Waktu WNA dari India Dilarang Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Soal Batas Waktu WNA dari India Dilarang Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Nasional
Satgas Covid-19 Minta Kerumunan di Konser Musik hingga Pusat Perbelanjaan Tak Terulang

Satgas Covid-19 Minta Kerumunan di Konser Musik hingga Pusat Perbelanjaan Tak Terulang

Nasional
Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Nasional
Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Nasional
Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Nasional
Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Nasional
Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Nasional
Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Nasional
Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Nasional
Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X