Kompas.com - 08/02/2020, 16:47 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto bersama Waketum PAN Asman Abnur di Hotel Millennium, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (7/12/2019). KOMPAS.com/ HARYANTI PUSPA SARIWakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto bersama Waketum PAN Asman Abnur di Hotel Millennium, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon Ketua Umum PAN Asman Abnur mengaku tak khawatir meski tak mendapat dukungan dari Ketua Dewan Kehormatan sekaligus tokoh pendiri partai, Amien Rais. 

Ia meyakini seorang ketua umum dipilih berdasarkan kapasitasnya.

"Saya tidak komentari itu. Yang penting semua kandidat punya cara masing-masing dengan cara itu saya yakin ada penilaian tersendiri untuk voters. Tidak boleh khawatir, kalau punya cara masing-masing yang berbeda," kata Asman di Sekretariat DPP PAN di Jl Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (8/2/2020).

Baca juga: Asman Abnur Resmi Jadi Bakal Calon Ketua Umum PAN

Menurut Asman, tiap calon punya cara masing-masing untuk meraih suara. Ia pun optimistis menghadapi Kongres V PAN yang digelar 10-12 Februari mendatang.

Baca juga: Tiga Alasan Bima Arya Dukung Asman Abnur Jadi Caketum PAN

Ia mengatakan sudah menjalin komunikasi dan bertemu dengan para senior partai. Ia menyebut nama Amien Rais, Sutrisno Bachir, dan Hatta Rajasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Asman Abnur Yakin Pemilihan Caketum PAN Tak Lewat Aklamasi

"Kami sudah konsolidasi semua, termasuk ke pendiri partai. Termasuk Pak Amien, Pak Hatta Pak Sutrisno Bachir dan tokoh-tokoh PAN yang saya temui mendungkung untuk semua kandidat," tuturnya.

Amien Rais diketahui memberikan dukungan untuk Mulfachri Harahap terkait pemilihan ketua umum di Kongres V PAN. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

"Pak Amien kan dukung Pak Mulfachri. Itu mah sudah jelas ya," ujar Zulkifli di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/12020).

"Tapi kan kita kompetisinya sama Mulfachri, sama Asman. Ya kita berharap nanti PAN itu biasa, karena memang partai yang demokratis, persaingan, tapi nanti setelah kongres biasanya kompak lagi," tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecam Pembunuhan Nakes di Papua, PAN Minta KKB Ditindak Tegas

Kecam Pembunuhan Nakes di Papua, PAN Minta KKB Ditindak Tegas

Nasional
Kementerian KP Gelar Pelatihan Dukung Pengembangan Kampung Budi Daya

Kementerian KP Gelar Pelatihan Dukung Pengembangan Kampung Budi Daya

Nasional
Ini Daftar Aplikasi dan Situs yang Diblokir Kuota Internet Kemendikbud Ristek

Ini Daftar Aplikasi dan Situs yang Diblokir Kuota Internet Kemendikbud Ristek

Nasional
Amnesty Desak Aparat Investigasi Teror Bom Molotov di Kantor LBH Yogyakarta

Amnesty Desak Aparat Investigasi Teror Bom Molotov di Kantor LBH Yogyakarta

Nasional
Ombudsman Telah Beri Rekomendasi Terkait TWK KPK ke Presiden dan DPR

Ombudsman Telah Beri Rekomendasi Terkait TWK KPK ke Presiden dan DPR

Nasional
Mengenang Pendeta Yeremia yang Tewas Ditembak di Papua

Mengenang Pendeta Yeremia yang Tewas Ditembak di Papua

Nasional
38 Akademisi dari Australia Surati Jokowi, Minta Amnesti untuk Saiful Mahdi

38 Akademisi dari Australia Surati Jokowi, Minta Amnesti untuk Saiful Mahdi

Nasional
PT KAI Buka Lowongan Kerja, Ini Formasi dan Cara Daftarnya

PT KAI Buka Lowongan Kerja, Ini Formasi dan Cara Daftarnya

Nasional
Pemanggilan Suroto ke Istana Dinilai Paradoks Demokrasi, Hanya Manis di Depan

Pemanggilan Suroto ke Istana Dinilai Paradoks Demokrasi, Hanya Manis di Depan

Nasional
Polisi Pastikan Kasus Penganiayaan Tak Hambat Penyidikan Muhammad Kece

Polisi Pastikan Kasus Penganiayaan Tak Hambat Penyidikan Muhammad Kece

Nasional
Cerita Suroto Bentangkan Poster ke Jokowi, Sulit Dapat Spidol hingga Kaki Gemetar

Cerita Suroto Bentangkan Poster ke Jokowi, Sulit Dapat Spidol hingga Kaki Gemetar

Nasional
Dewan Pengawas KPK Tolak Laporkan Pelanggaran Etik Lili Pintauli secara Pidana

Dewan Pengawas KPK Tolak Laporkan Pelanggaran Etik Lili Pintauli secara Pidana

Nasional
Profil Ali Kalora, Pemimpin Kelompok Teroris MIT yang Tewas

Profil Ali Kalora, Pemimpin Kelompok Teroris MIT yang Tewas

Nasional
UPDATE: Tambah 11 di Korsel, Total 5.916 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tambah 11 di Korsel, Total 5.916 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Dukung 56 Pegawai yang Akan Dipecat, Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat

Dukung 56 Pegawai yang Akan Dipecat, Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.