Bandingkan Pemadaman Karhutla, Jokowi: di Australia Tak Ada Babinsa

Kompas.com - 06/02/2020, 12:25 WIB
Presiden Joko Widodo membuka Rakornas Karhutla di Istana Negara, Jakarta KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMPresiden Joko Widodo membuka Rakornas Karhutla di Istana Negara, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo membandingkan pemadaman kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) antara Indonesia dengan Australia.

Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Karhutla di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Menurut Jokowi, Indonesia lebih diuntungkan dibanding Australia dalam memadamkan karhutla. Sebabnya, dalam hal patroli Indonesia memiliki sumber daya yang lebih banyak daripada Australia.

Baca juga: TNI Berangkatkan Satgas Garuda ke Australia Bantu Padamkan Karhutla

Jokowi mengatakan, Indonesia memiliki Babinsa dan Babinkamtibmas sebagai perpanjangan TNI dan Polri hingga ke desa-desa. Sehingga mereka bisa memantau pergerakan api.

Sedangkan Australia tidak memiliki perangkat tersebut.

"Coba dicek di Australia, enggak ada Babinsa, Babinkamtibmas enggak ada. Mereka hanya punya polisi hutan, penjaga hutan. Kita juga punya. Itu keuntungan kita. Gunakan instrumen-instrumen yang ada," ujar Jokowi.

Baca juga: Jokowi: Kalau Ada Karhutla, Tak Bisa Copot Wali Kota, Bupati, dan Gubernur

Ia pun meminta perangkat-perangkat tersebut berpatroli secara intensif.

Dengan begitu, mereka dapat benar-benar mengetahui situasi dan kondisi pergerakan titik api di wilayahnya. 

Jokowi meyakini bila pemadaman dapat dilakukan lebih dini, maka karhutla tidak akan meluas tak akan terjadi.

Baca juga: Dalam Dua Hari, Ada 7 Karhutla di Penajam Paser Utara

 

Sebaliknya, bila api terlanjur membesar maka semakin sulit dipadamkan, terlebih di lahan gambut.

"Saya minta frekuensi patroli lapangan, ground checking terutama di wilayah yang tadi saya sampaikan, yang rawan kebakaran. Tolong mulai diperintahkan kepada aparat di bawah kita. Sehingga penguasaan lapangannya betul-betul kita bisa kuasai," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Instruksikan Sosialisasi New Normal secara Masif

Jokowi Instruksikan Sosialisasi New Normal secara Masif

Nasional
Angka Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Gugus Tugas Kirim Mobil Lab

Angka Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Gugus Tugas Kirim Mobil Lab

Nasional
Fraksi PKS Menilai Rencana New Normal Terlalu Dini, Ini Alasannya

Fraksi PKS Menilai Rencana New Normal Terlalu Dini, Ini Alasannya

Nasional
RSD Wisma Atlet Tangani 851 Pasien Positif Covid-19

RSD Wisma Atlet Tangani 851 Pasien Positif Covid-19

Nasional
Lindungi Tenaga Medis, UI Kembangkan Bilik Tes 'Swab'

Lindungi Tenaga Medis, UI Kembangkan Bilik Tes "Swab"

Nasional
Jubir Pemerintah: Upaya Penemuan Vaksin Covid-19 Belum Berhasil

Jubir Pemerintah: Upaya Penemuan Vaksin Covid-19 Belum Berhasil

Nasional
Profil Iman Brotoseno, Sutradara Film yang Jadi Dirut TVRI Gantikan Helmy Yahya

Profil Iman Brotoseno, Sutradara Film yang Jadi Dirut TVRI Gantikan Helmy Yahya

Nasional
UPDATE 26 Mei: 415 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Tertinggi, hingga 27 Pasien Meninggal

UPDATE 26 Mei: 415 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Tertinggi, hingga 27 Pasien Meninggal

Nasional
Saat Pemerintah Persiapkan Fase New Normal di Tengah Pandemi Covid-19

Saat Pemerintah Persiapkan Fase New Normal di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Mahfud Dapat Meme 'Corona is Like Your Wife' dari Luhut, Apa Artinya?

Mahfud Dapat Meme "Corona is Like Your Wife" dari Luhut, Apa Artinya?

Nasional
Ini Indikator Daerah Siap Terapkan New Normal Menurut Gugus Tugas Covid-19

Ini Indikator Daerah Siap Terapkan New Normal Menurut Gugus Tugas Covid-19

Nasional
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Pemerintah Siapkan 2 Menara di Wisma Karantina Pademangan

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Pemerintah Siapkan 2 Menara di Wisma Karantina Pademangan

Nasional
Mahfud MD: Kematian akibat Kecelakaan Lalu Lintas 9 Kali Lebih Banyak dari Corona

Mahfud MD: Kematian akibat Kecelakaan Lalu Lintas 9 Kali Lebih Banyak dari Corona

Nasional
Cegah Covid-19, Mesir Tak Gelar Shalat Idul Fitri di Masjid atau Lapangan

Cegah Covid-19, Mesir Tak Gelar Shalat Idul Fitri di Masjid atau Lapangan

Nasional
Kasus Covid-19 Turun 5 Hari Berturut-turut, Puncak Pandemi Sudah Lewat?

Kasus Covid-19 Turun 5 Hari Berturut-turut, Puncak Pandemi Sudah Lewat?

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X