Jokowi Bertemu Presiden Singapura Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Penelitian

Kompas.com - 04/02/2020, 15:13 WIB
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Singapura Halimah Yacob di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020) KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMPresiden Joko Widodo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Singapura Halimah Yacob di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020)

BOGOR, KOMPAS.com - Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden Singapura Halimah Yacob membahas kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan teknologi serta penelitian.

"Di bidang pendidikan, beberapa kerjasama yang akan kita dorong antara lain pertama, proyek penguatan kerja sama di blok 71, kolaborasi blok bisnis Indonesia, dan unit bisnis salah satu universitas di Singapura," ujar Jokowi saat sesi konferensi pers bersama usai pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020).

Selain itu, Jokowi mengatakan, Indonesia dan Singapura akan mengadakan kerja sama pelatihan bagi pengajar dosen politeknik.

Baca juga: Jokowi Terima Kunjungan Kenegaraan Presiden Singapura Halimah Yacob

Program kerja sama itu difasilitasi Politeknik Singapura dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Adapun untuk pengembangan teknologi dan riset, beberapa universitas di Indonesia juga akan bekerja sama dengan universitas-universitas di Singapura.

Kemudian, dalam pertemuan tersebut, disetujui pula diberlakukannya kerja sama pelatihan antara Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) dan Singapore Internasional Foundation dan Singapura Head Services.

Baca juga: Beasiswa Penuh S1 Singapura, Lulus Kuliah Langsung Penempatan Kerja

"Jadi saya juga mengajak Presiden Halimah untuk terus mendorong penguatan kerja sama pendidikan dan research and development. Khususnya di bidang pelatihan vokasi dan hubungan antar masyarakat," tutur Jokowi.

"Terima kasih Presiden Halimah Yacob dan delegasi atas kunjungannya ke Indonesia. Saya harapkan program kunjungan Presiden Halimah selanjutnya ke Yogyakarta besok dapat berjalan lancar dan sukses," lanjut Presiden.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Kaji Dua Opsi untuk Perppu Pilkada 2020

Pemerintah Kaji Dua Opsi untuk Perppu Pilkada 2020

Nasional
Mendikbud: Tidak Ada Penghapusan Pelajaran Sejarah dari Kurikulum Nasional

Mendikbud: Tidak Ada Penghapusan Pelajaran Sejarah dari Kurikulum Nasional

Nasional
[POPULER NASIONAL] Ahok Diminta Benahi Internal Pertamina | Penambahan Kasus Harian Covid-19 Nyaris Tembus 4.000 Orang

[POPULER NASIONAL] Ahok Diminta Benahi Internal Pertamina | Penambahan Kasus Harian Covid-19 Nyaris Tembus 4.000 Orang

Nasional
Kejagung Tangkap Terpidana Korupsi Rp 41 Miliar, Buron 10 Tahun

Kejagung Tangkap Terpidana Korupsi Rp 41 Miliar, Buron 10 Tahun

Nasional
Mendagri Sebut Perppu Baru untuk Pilkada 2020 Sedang Dikaji

Mendagri Sebut Perppu Baru untuk Pilkada 2020 Sedang Dikaji

Nasional
Mendagri Kirim Surat ke KPU, Tak Setuju Konser dan Rapat Umum di Pilkada 2020

Mendagri Kirim Surat ke KPU, Tak Setuju Konser dan Rapat Umum di Pilkada 2020

Nasional
Sekjen PDI-P Nilai PIlkada Tak Bisa Ditunda meski Ada Pandemi Covid-19

Sekjen PDI-P Nilai PIlkada Tak Bisa Ditunda meski Ada Pandemi Covid-19

Nasional
Stafsus Sebut Jokowi Tengah Bahas Rancangan Perppu Pilkada

Stafsus Sebut Jokowi Tengah Bahas Rancangan Perppu Pilkada

Nasional
Kronologi TNI AL Tangkap Dua Kapal Ikan Vietnam di Laut Natuna Utara

Kronologi TNI AL Tangkap Dua Kapal Ikan Vietnam di Laut Natuna Utara

Nasional
Sekjen MUI: Kalau Pilkada Perparah Covid-19, Lebih Baik Ditunda

Sekjen MUI: Kalau Pilkada Perparah Covid-19, Lebih Baik Ditunda

Nasional
Sebaran 3.989 Kasus Baru Covid-9, DKI Jakarta Tertinggi dengan 1.138

Sebaran 3.989 Kasus Baru Covid-9, DKI Jakarta Tertinggi dengan 1.138

Nasional
KPU Usulkan Metode Tambahan untuk Pilkada 2020 Berupa Kotak Suara Keliling

KPU Usulkan Metode Tambahan untuk Pilkada 2020 Berupa Kotak Suara Keliling

Nasional
UPDATE 20 September: 2.922.648 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 20 September: 2.922.648 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
Pandemi Covid-19 Capai Tingkat Darurat, PBNU Minta Pilkada 2020 Ditunda

Pandemi Covid-19 Capai Tingkat Darurat, PBNU Minta Pilkada 2020 Ditunda

Nasional
Jajaran KPU Positif Covid-19, Penetapan Paslon Pilkada Tetap Digelar 23 September

Jajaran KPU Positif Covid-19, Penetapan Paslon Pilkada Tetap Digelar 23 September

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X