Kompas.com - 04/02/2020, 13:44 WIB
Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengusulkan pembentukan provinsi khusus untuk Natuna dan Anambas. BBC Indonesia/Ivan Batara Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengusulkan pembentukan provinsi khusus untuk Natuna dan Anambas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengatakan saat ini sudah tidak ada lagi demonstrasi penolakan masyarakat Natuna terkait karantina 237 warga yang baru dipulangkan dari Kota Wuhan, China.

"Tidak ada (demonstrasi)," ujar Abdul di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).

Baca juga: Pasca-Evakuasi WNI dari Wuhan, Lokasi Karantina hingga Hoaks Virus Corona

 

Menurut Abdul, aspirasi masyarakat Natuna sudah disampaikan kepada pemerintah dalam rapat bersama antara Mendagri, Menko Polhukam, Menkes, perwakilan TNI dan Polri serta pemkab Natuna pada Selasa.

Ia juga membenarkan bahwa masyarakat Natuna pada mulanya merasa was-was dengan keputusan karantina yang berlokasi di sana. Sebab, keputusan itu dilakukan secara mendadak.

"Ini kita lihat di televisi, masyarakat juga melihat di televisi. Artinya mendadak, belum sempat kita mensosialisasikan jadi sedikit ada kecemasan," ungkapnya. 

Baca juga: Ada Penolakan Warga Natuna soal Karantina, Mahfud MD Akui Terlambat Komunikasi

Karena itu, saat ini pemerintah kabupaten menerjukan petugas untuk melakukan sosialisasi kepasa masyarakat.

"Biasa, namanya orang kampung, belum pernah ada yang begitu jadi merasa was-was ada apa ini karantina? Sekarang kita sudah menggerakkan di lapangan, untuk mensosialisasikan supaya masyarakat tidak cemas," jelasnya.

Abdul juga meminta pemerintah pusat untuk peduli kepada masyarakat Natuna.

"Jadi tidak hanya menangani yang pulang, tapi masyarakat Natuna juga ditangani," tegas Abdul.

Baca juga: Mahfud MD dan Terawan Klaim Dunia Puji Indonesia dalam Atasi Virus Corona

Diberitakan sebelumnya, masyarakat Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau terus melakukan unjuk rasa menolak kedatangan warga yang dipulangkan dari Wuhan, China.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK: Tak Ada OTT di Tanjungbalai, Hanya Pengumpulan Bukti

KPK: Tak Ada OTT di Tanjungbalai, Hanya Pengumpulan Bukti

Nasional
KH Hasyim Asy’ari Tak Ada dalam Draf Kamus Sejarah, Kemendikbud Akui Kealpaan

KH Hasyim Asy’ari Tak Ada dalam Draf Kamus Sejarah, Kemendikbud Akui Kealpaan

Nasional
Penyusunan Teks Proklamasi yang Dibarengi Sahur Bersama...

Penyusunan Teks Proklamasi yang Dibarengi Sahur Bersama...

Nasional
Dewan Pengawas Minta KPK Usut Dugaan Bocornya Informasi Penggeledahan di Kalsel

Dewan Pengawas Minta KPK Usut Dugaan Bocornya Informasi Penggeledahan di Kalsel

Nasional
Kemenkominfo Sebut Jozeph Paul Tetap Dapat Dijerat UU ITE Meski Berada di Luar Negeri

Kemenkominfo Sebut Jozeph Paul Tetap Dapat Dijerat UU ITE Meski Berada di Luar Negeri

Nasional
Jokowi Punya Juru Masak Baru, Namanya Kaesang

Jokowi Punya Juru Masak Baru, Namanya Kaesang

Nasional
Ingin Kurangi Emisi, Pemerintah Susun Rencana Pemanfaatan Energi Baru hingga 2035

Ingin Kurangi Emisi, Pemerintah Susun Rencana Pemanfaatan Energi Baru hingga 2035

Nasional
Menristek: Listrik dari Pengolahan Sampah Harus Terus Dikembangkan

Menristek: Listrik dari Pengolahan Sampah Harus Terus Dikembangkan

Nasional
Kemenkes: Ada Kemungkinan Vaksinasi Covid-19 Libur Selama Idul Fitri

Kemenkes: Ada Kemungkinan Vaksinasi Covid-19 Libur Selama Idul Fitri

Nasional
Paspor Jozeph Paul Zhang Akan Dicabut, Polri Koordinasi dengan Imigrasi

Paspor Jozeph Paul Zhang Akan Dicabut, Polri Koordinasi dengan Imigrasi

Nasional
Presiden PKS: Jangan Atas Nama Investasi Hak-hak Buruh Dikorbankan

Presiden PKS: Jangan Atas Nama Investasi Hak-hak Buruh Dikorbankan

Nasional
Imbau Masyarakat Tidak Mudik, Anggota DPR: Jika Nekat, Indonesia Bisa seperti India

Imbau Masyarakat Tidak Mudik, Anggota DPR: Jika Nekat, Indonesia Bisa seperti India

Nasional
Kemendikbud: Kamus Sejarah Indonesia Sudah Ditarik

Kemendikbud: Kamus Sejarah Indonesia Sudah Ditarik

Nasional
Warga Tak Bawa Dokumen Perjalanan Saat Bepergian Bakal Diminta Putar Balik

Warga Tak Bawa Dokumen Perjalanan Saat Bepergian Bakal Diminta Putar Balik

Nasional
Kemenkumham Sebut Belum Ada Permohonan Pelepasan Status Warga Negara Jozeph Paul Zhang

Kemenkumham Sebut Belum Ada Permohonan Pelepasan Status Warga Negara Jozeph Paul Zhang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X