Kompas.com - 31/01/2020, 18:14 WIB
Relawan dan korban banjir bandang bahu membahu membangun hunian sementara (huntara) di Desa Bungur Mekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Sabtu (25/1/2020). KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINRelawan dan korban banjir bandang bahu membahu membangun hunian sementara (huntara) di Desa Bungur Mekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Sabtu (25/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan memberikan dana bantuan kepada korban bencana di Lebak, Banten untuk pembangunan rumah.

Dikutip dari siaran pers Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diterima, Jumat (31/1/2020), Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan, pemerintah telah menyiapkan program relokasi untuk rumah warga yang terdampak.

Hal tersebut berdasarkan kunjungan Wapres RI bersama sejumlah menteri ke Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (30/1/2020).

"Nantinya warga tersebut akan diberikan dana bantuan untuk pembangunan kembali rumahnya, yang rusak berat Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak ringan Rp 10 juta, termasuk uang tunggu sebesar Rp 500 ribu per bulan," terang Ma'ruf.

Baca juga: Pemprov Banten Anggarkan Rp 500.000 Per KK untuk Korban Banjir Lebak yang Ingin Mengontrak

Setidaknya terdapat 6 kecamatan yang terdampak, yakni Sajira, Cipanas, Lebak Gedong, Curugbitung, Maja, dan Cimarga.

Kementerian PUPR sendiri terus melakukan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten yang terjadi 1 Januari 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rehabilitasi yang dilakukan antara lain, pembangunan 12 jembatan putus yang ditargetkan selesai dalam waktu 3 bulan.

Baca juga: Relokasi Korban Banjir Lebak, Pemprov Banten Siapkan Rp 50 Juta per Rumah

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya memperhatikan beberapa kebutuhan masyarakat, salah satunya air dengan memanfaatkan instalasi pengolahan air minum terdekat untuk ketersedian air bersih.

Selain itu, melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Banten, PUPR juga telah menyalurkan bantuan berupa logistik dan sarana prasarana tanggap darurat.

Antara lain di Kabupaten Lebak yakni di Kecamatan Sajira dan Lebak Gedong yang meliputi 4 unit mobil tangki air berkapasitas 4.000 liter/detik, 12 unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter/detik, 3 unit tenda pleton pengungsi, toilet mobil sebanyak 3 unit, 1 unit dump truck.

"Kami juga menyusun kantung pasir di titik-titik dinding sungai yang jebol akibat banjir seperti di Desa Banjar Irigasi sebanyak 3.000 kantung, di Pesantren La Tansa sebanyak 6.000 kantung, di Desa Sajira 3.000 kantung," ujar Basuki.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.