Konflik di TVRI, Wapres: Apa karena Aturan atau Semata-mata Persoalan Pribadi?

Kompas.com - 29/01/2020, 16:03 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (26/12/2019) KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMWakil Presiden Maruf Amin di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (26/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin mengharapkan polemik yang terjadi di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI bisa segera dituntaskan.

Ma'ruf mengatakan, penyebab konflik yang terjadi di tubuh stasiun televisi tertua di Indonesia ini harus diketahui.

"Kita harapkan harus tuntas apa sebabnya konflik itu (terjadi). Apa ada aturan yang bisa menyebabkan terjadinya konflik atau semata-mata karena persoalan pribadi, sikap masing-masing orang," ujar Ma'ruf di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2020).

Baca juga: Tak Terima Dipecat, Helmy Yahya Akan Gugat Dewas TVRI

Ia mengatakan, sejauh ini untuk menyelesaikan polemik TVRI tersebut pemerintah sudah turun tangan melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

"Akan kita lihat lebih jauh," kata dia.

Diketahui, polemik TVRI dimulai dengan penonaktifan sementara Direktur Utama TVRI Helmy Yahya oleh Dewan Pengawas TVRI.

Belum lama ini Dewan Pengawas TVRI pun secara resmi mencopot jabatan Helmy Yahya sebagai direktur utama.

Salah satu alasan pemecatannya adalah karena Helmy Yahya telah membeli hak siar Liga Inggris.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X