Virus Corona Mewabah, Menko PMK Minta Hindari Stereotip ke Kelompok Tertentu

Kompas.com - 29/01/2020, 09:25 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan sambutan dalam kunjungan kerjanya ke Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (10/11/2019). Humas Kemenko PMKMenko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan sambutan dalam kunjungan kerjanya ke Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (10/11/2019).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta masyarakat untuk tidak memunculkan anggapan bahwa virus corona datang dari kelompok masyarakat tertentu.

Menurut Muhadjir Effendy, masyarakat harus berpikir jernih dan tidak menyalahkan salah satu kelompok atas munculnya virus corona.

"Tidak boleh ada stereotip seolah-olah penyakit ini bersumber dari kelompok tertentu atau warga-warga tertentu atau etnis tertentu ini tidak boleh. Harus berpikir jernih, tidak boleh panik," kata Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Selasa (29/1/2020).

Baca juga: Ancaman Virus Corona dan Langkah Pemerintah Indonesia

Muhadjir mengatakan, masyarakat memang harus tetap waspada dengan kemungkinan masuknya virus corona ke Indonesia.

Namun, masyarakat tetap tidak boleh menyalahkan etnis tertentu atas tersebarnya virus corona.

"Mohon dipahami sungguh-sungguh ya. Kita tidak bisa bersikap berlebihan terhadap kasus ini. Bahwa kita waspada, iya. Tidak boleh ada stereotip," ucapnya.

Meski begitu, Muhadjir Effendy memastikan pemerintah akan terus berusaha melindungi masyarakat dari kemungkinan masuknya virus corona ke Indonesia.

Baca juga: Mahfud Nilai Belum Perlu Tindakan Darurat Terkait Corona

Termasuk, warga negara Indonesia yang sedang terjebak di lokasi terdampak virus corona di China.

"Pemerintah akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengamankan menyelamatkan warga negaranya baik yang ada di Indonesia maupun yang sekarang berada di dalam lokasi di mana sumber bencana ini terjadi," ucapnya.

Dunia saat ini sedang dihebohkan dengan virus corona yang diduga berasal dari China, tepatnya di Kota Wuhan.

Sejauh ini, sudah ada beberapa negara yang terjangkit, mulai dari China, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Singapura, Australia, Amerika Serikat, Kamboja.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X