Menkominfo Berharap Netflix Bisa Menguntungkan Sineas Indonesia

Kompas.com - 28/01/2020, 21:58 WIB
Netflix. Getty ImagesNetflix.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyebutkan, pihaknya membuka kesempatan luas terhadap Netflix untuk beroperasi di Indonesia, namun diharapkan dengan akses yang terjangkau.

"Kami membuka luas Netflix untuk menghadirkan film yang sebanyak-banyaknya dengan harga yang terjangkau," ujar Plate di Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020).

Tidak hanya sekedar film, Johnny Plate juga meminta agar Netflix menyediakan banyak film Indonesia.

Baca juga: Senada dengan Menkominfo, Wishnutama Minta Netflix Gandeng Kreator Lokal

Selain untuk mewadahi karya sineas dalam negeri, hal tersebut juga agar film Indonesia bisa disaksikan oleh masyarakat global

"Yang kami minta itu produksi film Indonesianya lebih banyak, konten Indonesia lebih banyak, itu bagus," ucap Johnny.

"Film-film jadi semakin banyak (di Netflix) baik film asing produksi Netflix sendiri, namanya Netflix Original, maupun Netflix License yang internasional. Nah demikian di dalam negeri," kata politisi Partai Nasdem ini.

Oleh karena itu, Johnny Plate pun berharap agar film Indonesia yang tayang di Netflix bisa dimasukkan ke dalam Netflix License agar hak kekayaan intelektualnya tetap milik para sineas Indonesia.

Baca juga: Menkominfo Minta Netflix Perbanyak Film Indonesia

Sebab, dengan memiliki hak kekayaan intelektual para sineas dalam negeri, kata dia, maka nilai tambah ekonomi juga akan semakin besar.

"Tetapi kalau film di dalam negeri tetapi original Netflix itu hak kekayaan intelektualnya ada di Netflix, berarti nilai tambah bagi sineas kita hanya terbatas sampai sebagai pekerja," kata dia.

Sebelumnya, Menkominfo sempat mengkritik Netflix yang dinilai lebih banyak menyediakan konten asing dibanding film dalam negeri.

Baca juga: Wapres Minta Netflix Bayar Pajak

Bahkan, dia meminta agar Netflix tidak memuat film atau serial orisinal produksi luar Indonesia.

"Kita minta Netflix original jangan dululah di Indonesia, gunakan dulu hasil kreativitas anak Indonesia sendiri dulu, kalau bisa," kata dia.

Pernyataan ini mendapat kritikan dari warganet. Banyak di antara mereka mengatakan bahwa film Indonesia sudah banyak tersedia di Netflix, meski tidak sebanyak film-film asing.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X