Komnas HAM Sarankan Kuasa Hukum Lutfi Laporkan Dugaan Penyiksaan secara Resmi

Kompas.com - 27/01/2020, 23:05 WIB
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Beka Ulung Hapsara saat memaparkan catatan Komnas HAM terkait debat pertama Pilpres, di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/1/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKomisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Beka Ulung Hapsara saat memaparkan catatan Komnas HAM terkait debat pertama Pilpres, di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM) Beka Ulung Hapsara menyarankan kuasa hukum Lutfi Alfiandi melaporkan dugaan penyiksaan secara resmi.

Laporan tersebut bisa disampaikan kepada Komnas HAM, Kompolnas dan Komisi Yudisial (KY).

"Kami minta kepada kuasa hukum Lutfi supaya mengadu secara resmi ke Komnas HAM, Kompolnas dan KY. Sehingga ketiga lembaga negara ini bisa sama-sama menjalankan proses peradilan yang ada," ujar Beka seusai mengisi diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

Baca juga: Soal Lutfi Alfiandi, Polri Mengaku Sudah Dalami Keterangan Penyidik dan Saksi

Pihak Komnas HAM, kata Beka, hingga saat ini belum bertemu dengan Lutfi Alfiandi. Namun, pertemuan dengan keluarga sudah dilakukan pekan lalu.

Menurut Beka, ibunda Lutfi mengakui kekerasan yang dialami putranya.

"Tapi kan ini belum secara resmi dilaporkan ke Komnas-HAM. Hanya baru pengakuan saja. Kami minta kepada penasehat hukum melaporkan jika ada fakta baru," tutur dia.

Beka menambahkan, Komnas HAM mengecam keras tindakan pencarian fakta dengan menggunakan cara kekerasan.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia telah meratifikasi konvensi anti kekerasan PBB sejak 1998 lalu.

Dugaan penyiksaan yang dialami Lutfi, menurutnya sangat bertentangan dengan dasar hukum itu.

"Kita sudah sekitar 22 tahun meratifikasi konvensi tersebut. Seharusnya tidak ada cara kekerasan dalam mencari keterangan,: tambahnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X