Masyarakat Diminta Jeli Gunakan Biro Perjalanan Umrah

Kompas.com - 27/01/2020, 16:57 WIB
Ketua Dewan Pembina Forum Silaturahmi Travel Haji dan Umroh Fuad Hasan Masyhur usai bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) RI Maruf Amin di Kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariKetua Dewan Pembina Forum Silaturahmi Travel Haji dan Umroh Fuad Hasan Masyhur usai bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) RI Maruf Amin di Kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pembina Forum Silaturahmi Travel Haji dan Umroh Fuad Hasan Masyhur mengingatkan masyarakat agar jeli melihat biro perjalanan umrah yang akan digunakan.

"Mereka harus bisa jeli melihat travel yang punya perizinan. Jangan berspekulasi," kata Fuad di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

Hal tersebut, kata dia, dapat menghindari masyarakat dari biro perjalanan umrah yang tidak bertanggung jawab.

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umroh dan Haji (Himpuh) Baluki Ahmad.

Baca juga: 1.000 Jemaah Korban First Travel Akan Diberangkatkan Umrah

Ia mengatakan, masyarakat diharapkan tidak memilih biro perjalanan umrah yang tidak jelas.

"Karena umrah kapan pun dan tidak ada kuota," kata dia.

Sebelumnya, Forum Silaturahmi Travel Haji dan Umroh juga akan memberangkatkan 1.000 jemaah umrah yang ditelantarkan oleh biro umrah First Travel.

Adapun 1.000 orang tersebut akan diberangkatkan secara bertahap pada 2020 ini.

Fuad mengatakan, pihaknya melakukan gerakan sosial dengan nama Save Their Umra dengan menerapkan kriteria khusus.

Baca juga: Bentuk Panja, DPR Tak Ingin Kasus Jiwasraya Berakhir seperti First Travel

"Kami ceritakan tentang niatan kami (kepada Wapres) dan sudah kami laksanakan adalah Save Their Umra, gerakan sosial dan moral untuk bisa memberangkatkan jamaah yang diterlantarkan salah satu biro tak bertanggung jawab, First Travel," ujar Fuad.

Kriteria khusus yang diterapkannya untuk program tersebut adalah mereka yang tingkat ekonominya rendah dan berusia 69 tahun pada 2019.

Mereka akan diberangkatkan secara gratis dengan menggunakan dana dari tujuh orang anggota.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 30 Mei: WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Tambah 15 Orang, Kasus Perdana di Chile

UPDATE 30 Mei: WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Tambah 15 Orang, Kasus Perdana di Chile

Nasional
Dompet Dhuafa: Di Tengah Pandemi, Antusias Kemanusiaan Masyarakat Indonesia dalam Tren Positif

Dompet Dhuafa: Di Tengah Pandemi, Antusias Kemanusiaan Masyarakat Indonesia dalam Tren Positif

Nasional
Pemerintah Dinilai Terlalu Paksakan Penerapan 'New Normal'

Pemerintah Dinilai Terlalu Paksakan Penerapan "New Normal"

Nasional
Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 66, Kini Jadi 619 Orang

Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 66, Kini Jadi 619 Orang

Nasional
Ramadhan 2020, Dompet Dhuafa Berhasil Himpun Dana Rp 105 Miliar

Ramadhan 2020, Dompet Dhuafa Berhasil Himpun Dana Rp 105 Miliar

Nasional
Bela Risma soal Mobil PCR, PDI-P Berharap Khofifah Lebih Bijak Tentukan Prioritas

Bela Risma soal Mobil PCR, PDI-P Berharap Khofifah Lebih Bijak Tentukan Prioritas

Nasional
Kualitas SDM Jadi Kunci Sukses Program Kesejahteraan Sosial Kemensos

Kualitas SDM Jadi Kunci Sukses Program Kesejahteraan Sosial Kemensos

Nasional
KawalBansos.ID Terima 510 Aduan Terkait Bansos Covid-19, Terbanyak dari Jawa Barat

KawalBansos.ID Terima 510 Aduan Terkait Bansos Covid-19, Terbanyak dari Jawa Barat

Nasional
'New Normal' Mulai 5 Juni, ASN Diminta Tetap Patuhi Jam Kerja

"New Normal" Mulai 5 Juni, ASN Diminta Tetap Patuhi Jam Kerja

Nasional
Partai Golkar Dukung Pemberlakuan New Normal

Partai Golkar Dukung Pemberlakuan New Normal

Nasional
Keyakinan Jokowi, Proyek Strategis Nasional Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi

Keyakinan Jokowi, Proyek Strategis Nasional Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi

Nasional
Menko PMK Sebut Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Jawa Barat Mencapai 80 Persen

Menko PMK Sebut Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Jawa Barat Mencapai 80 Persen

Nasional
Protokol 'New Normal' Mendagri, Operasional Ojek Online Tetap Ditangguhkan

Protokol "New Normal" Mendagri, Operasional Ojek Online Tetap Ditangguhkan

Nasional
Peran Bung Karno Mengenalkan Pancasila ke Seluruh Dunia

Peran Bung Karno Mengenalkan Pancasila ke Seluruh Dunia

Nasional
Update Covid-19 di Indonesia: 25.216 Kasus Positif, 8 Provinsi Nihil Pasien Baru

Update Covid-19 di Indonesia: 25.216 Kasus Positif, 8 Provinsi Nihil Pasien Baru

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X