1.000 Jemaah Korban First Travel Akan Diberangkatkan Umrah

Kompas.com - 27/01/2020, 16:16 WIB
Ketua Dewan Pembina Forum Silaturahmi Travel Haji dan Umroh Fuad Hasan Masyhur usai bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) RI Maruf Amin di Kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariKetua Dewan Pembina Forum Silaturahmi Travel Haji dan Umroh Fuad Hasan Masyhur usai bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) RI Maruf Amin di Kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Forum Silaturahmi Travel Haji dan Umroh akan memberangkatkan 1.000 jemaah umrah yang ditelantarkan biro umrah First Travel.

Ketua Dewan Pembina Forum Silaturahmi Travel Haji dan Umroh Fuad Hasan Masyhur mengatakan, pihaknya melakukan gerakan sosial dengan nama Save Their Umra itu dengan menerapkan kriteria khusus.

"Kami ceritakan tentang niatan kami dan sudah kami laksanakan adalah Save Their Umra, gerakan sosial dan moral untuk bisa memberangkatkan jamaah yang diterlantarkan salah satu biro tak bertanggung jawab, First Travel," ujar Fuad usai bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

Baca juga: 10 Korban First Travel Minta Perlindungan, LPSK Tunggu Putusan PK

Adapun 1.000 orang tersebut akan diberangkatkan secara bertahap pada 2020 ini.

Kriteria khusus yang diterapkannya untuk program tersebut adalah mereka yang tingkat ekonominya rendah dan minimal telah berusia 69 tahun pada tahun 2019.

Mereka akan diberangkatkan secara gratis dengan menggunakan dana dari tujuh orang anggota.

"Pemberangkatan pertama sudah tanggal 1 Januari kemarin. Pemberangkatan kedua pada tanggal 30 Januari. Insya Allah kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberangkatkan orang-orang yang tidak mampu," kata dia.

Baca juga: Soal First Travel, Wamenag Akan Memfasilitasi agar Uang Jemaah Kembali

Pihaknya mengaku tak bisa memberangkatkan seluruh jemaah korban First Travel karena keterbatasan.

Adapun para korban First Travel yang dipilih dibantu untuk diberangkatkan karena kasus tersebut sudah memiliki keputusan hukum.

"Kami baru membantu untuk korban-korban di Jabodetabek," kata dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X