Migrant Care Minta Stigma Pembawa Virus Corona tak Diberikan pada Pekerja Migran yang Kembali

Kompas.com - 27/01/2020, 15:37 WIB
Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo dalam diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020). KOMPAS.com/Dian Erika Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo dalam diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo meminta pemerintah tidak memberikan stigma sebagai individu 'pembawa virus' corona terhadap pekerja migran yang kembali ke Tanah Air.

"Memang pemerintah harus proaktif melakukan sosialisasi atas hal ini (persebaran virus corona). Tapi di sisi lain agar tidak menstigma pekerja kita yang pulang dari luar negeri sebagai pembawa virus," ujar Wahyu kepada wartawan di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020). 

Baca juga: Korban Meninggal Virus Corona 80 Orang Tersebar di 30 dari 31 Provinsi di China

Wahyu mengingatkan stigmatisasi kepada pekerja migran ini pernah terjadi saat merebaknya virus SARS dan MERS.

Saat itu, kata Wahyu, pemerintah melakukan treatment berlebihan kepada pekerja migran yang baru pulang ke Indonesia.

"Sehingga terkesan ada stigma dan diskriminasi. Dan mereka (pekerja migran) harus dikarantina yang berlebihan," ungkap Wahyu.

Baca juga: Waspada Virus Corona, Pemerintah Siapkan 100 RS dengan Ruang Isolasi 

Ia berharap stigmatisasi seperti itu tidak kembali terjadi.

Migrant Care menyarankan pemeriksaan kesehatan kepada pekerja migran yang kembali ke Indonesia dilakukan secara proporsional.

"Diperiksa (kondisi kesehatannya) silakan. Tapi kondisinya harus sama seperti orang lain yang datang dari luar negeri. Jangan karena dia pekerja migran (lalu dibedakan)," tuturnya.

Saat dikonfirmasi apakah telah ada catatan pekerja migran yang terpapar virus corona, Wahyu menyatakan pihaknya belum melakukan pemantauan.

"Belum arah ke situ dan kami harapkan (nantinya) tidak menjadi alat stigmatisasi," tambah Wahyu.

Baca juga: KBRI di Beijing Akan Suplai Bahan Makanan ke 93 WNI di Wuhan

 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hingga 4 Juli, Ada 38.890 ODP dan 14.205 PDP Covid-19 di Indonesia

Hingga 4 Juli, Ada 38.890 ODP dan 14.205 PDP Covid-19 di Indonesia

Nasional
Jubir Pemerintah: Tak Semua Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit

Jubir Pemerintah: Tak Semua Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit

Nasional
Hingga 4 Juli, Jumlah Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19 Mencapai 894.428

Hingga 4 Juli, Jumlah Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19 Mencapai 894.428

Nasional
Menurut Politisi PKB, Dua Menteri Ini Layak Kena Reshuffle

Menurut Politisi PKB, Dua Menteri Ini Layak Kena Reshuffle

Nasional
UPDATE 4 Juli: 3.089 Orang Meninggal Akibat Covid-19, Tambah 53

UPDATE 4 Juli: 3.089 Orang Meninggal Akibat Covid-19, Tambah 53

Nasional
UPDATE 4 Juli: Bertambah 651, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 28.219

UPDATE 4 Juli: Bertambah 651, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 28.219

Nasional
Amien Rais Sarankan Jokowi Pilih Menteri Berwatak Kerakyatan Apabila Ingin Reshuffle Kabinet

Amien Rais Sarankan Jokowi Pilih Menteri Berwatak Kerakyatan Apabila Ingin Reshuffle Kabinet

Nasional
UPDATE 4 Juli: Tambah 1.447, Total Ada 62.142 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE 4 Juli: Tambah 1.447, Total Ada 62.142 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Tiga Saran PKS agar Pemerintahan Jokowi Kuat Hadapi Pandemi Covid-19

Tiga Saran PKS agar Pemerintahan Jokowi Kuat Hadapi Pandemi Covid-19

Nasional
Stafsus Jokowi Ajak Kepala Daerah Kreatif Tangani Covid-19

Stafsus Jokowi Ajak Kepala Daerah Kreatif Tangani Covid-19

Nasional
Forum Rektor Minta Pemerintah Tanggung Biaya Internet Mahasiswa dan Dosen

Forum Rektor Minta Pemerintah Tanggung Biaya Internet Mahasiswa dan Dosen

Nasional
Mahfud MD Minta Perguruan Tinggi Hasilkan Sarjana Terampil dan Berkarakter

Mahfud MD Minta Perguruan Tinggi Hasilkan Sarjana Terampil dan Berkarakter

Nasional
Jokowi Minta Perguruan Tinggi Lebih Aktif Kerja Sama dengan Industri

Jokowi Minta Perguruan Tinggi Lebih Aktif Kerja Sama dengan Industri

Nasional
Kemenkes: Orang dengan Penyakit Tak Menular Rentan Terinfeksi Covid-19

Kemenkes: Orang dengan Penyakit Tak Menular Rentan Terinfeksi Covid-19

Nasional
Jokowi Ingatkan Para Rektor soal Pentingnya Memerdekakan Mahasiswa

Jokowi Ingatkan Para Rektor soal Pentingnya Memerdekakan Mahasiswa

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X