Saat Jokowi Pamerkan Desain Ibu Kota Baru di Pengukuhan DPP Hanura

Kompas.com - 25/01/2020, 06:29 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan kata sambutan pada Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Masa Bakti 2019-2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020). Pengukuhan Pengurus DPP Partai Hanura Masa Bakti 2019-2024 tersebut mengangkat tema Hanura Untuk Indonesia. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pd ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoPresiden Joko Widodo menyampaikan kata sambutan pada Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Masa Bakti 2019-2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020). Pengukuhan Pengurus DPP Partai Hanura Masa Bakti 2019-2024 tersebut mengangkat tema Hanura Untuk Indonesia. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pd

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memamerkan desain ibu kota baru dalam sebuah video di acara pengukuhan pengurus DPP Partai Hanura di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Jokowi mengklaim hal itu baru kali pertama ia lakukan di acara partai. Sebelumnya ia memutar video tersebut dalam acara resmi terkait perkenalan ibu kota baru.

"Ini pertama kali tayangan kami sampaikan dalam forum politik, forum partai, pertama kali kami tayangkan," ujar Jokowi.

Baca juga: Cerita Jokowi saat Tak Diundang OSO di Munas Hanura

Para kader Hanura dengan khusyuk menyimak video yang memampilkan desain ibu kota baru.

Dalam video tersebut ibu kota baru digambarkan memiliki sistem transportasi massal tanpa pengemudi dan tak beremisi.

Selain itu, ibu kota baru digambarkan seperti kota hijau yang ditumbuhi rerimbunan pepohonan dan mengusung konsep kota ramah lingkungan.

Baca juga: Resmi Jabat Ketum Hanura, OSO: Para Pencipta Riak-riak Politik Sudah Hengkang

Jokowi mengatakan pindah ibu kota tak hanya memindahkan Istana Kepresidenan beserta kantor kementerian ke Kalimantan, tetapi juga berbicara mengenai perubahan pola pikir dan sistem dalam bekerja.

"Kita memutuskan untuk pindah ibu kota itu bukan hanya pidnah lokasi, bukan hanya pindah Istana, bukan hanya pindah kementerian, bukan," tutur Jokowi.

"Kita ingin pindah kultur kerja kita. Kita ingin membangun sebuah sistem sehingga tadi ada kecepatan kita dalam memutuskan merespons perubahan-perubahan zaman yang ada," lanjut Presiden.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X