Resmi Jabat Ketum Hanura, OSO: Para Pencipta Riak-riak Politik Sudah Hengkang

Kompas.com - 24/01/2020, 22:29 WIB
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang mengibarkan pataka Partai Hanura pada Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Masa Bakti 2019-2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020). Pengukuhan Pengurus DPP Partai Hanura Masa Bakti 2019-2024 tersebut mengangkat tema Hanura Untuk Indonesia. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pd. ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoKetua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang mengibarkan pataka Partai Hanura pada Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Masa Bakti 2019-2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020). Pengukuhan Pengurus DPP Partai Hanura Masa Bakti 2019-2024 tersebut mengangkat tema Hanura Untuk Indonesia. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pd.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang ( OSO) mengatakan, partainya sudah melewati berbagai dinamika keorganisasian, terutama ketika digelarnya Musyawarah Nasional (Munas) pemilihan Ketua Umum Partai Hanura.

Namun, menurut OSO, dinamika itu telah berhasil dilewati hingga para pengganggu Partai Hanura tersebut hengkang dengan sendirinya.

"Para pecipta riak-riak politik yang mengganggu rumah tangga sendiri pun telah hengkang dari partai ini, sebagai warga negara yang berketuhanan, kita telah memaafkan mereka," kata OSO dalam pidato politiknya di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020)

Baca juga: Cerita Jokowi saat Tak Diundang OSO di Munas Hanura

OSO juga mengatakan, Partai Hanura sudah melakukan evaluasi terhadap kinerja partai dan bersyukur penyelenggaraan Munas Partai Hanura berjalan dengan baik.

"Sebagai kader Hanura, kita sudah lulus dari ujian yang ada, sudah tidak ada lagi politik menjegal teman seiring apalagi politik menggunting dalam lipatan," ujarnya.

OSO mengatakan, saat ini, kepengurusan DPP Partai Hanura sangat solid dan kompak membenahi internal serta akan berjuang dari awal dalam dunia perpolitikan Indonesia.

Ia mengatakan, 34 kepengurusan DPD, 514 kepengurusan DPC dan 873 Anggota DPRD adalah modal besar Partai Hanura untuk bangkit.

Baca juga: Jokowi Baru Tahu Alasan OSO Menolak Jabatan Wantimpres

"Mulai dari nol dari awal kembali, from Zero to Hero. Mari kita Raih masa depan yang lebih gemilang," pungkasnya.

Adapun Partai Hanura resmi mengukuhkan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masa bakti 2019-2020 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

OSO kembali ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Hanura dan didampingi Gede Pasek Suardika sebagai Sekretaris Jenderal.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabareskrim: Pesan Pak Kapolri, Kita Netral dalam Pilkada 2020

Kabareskrim: Pesan Pak Kapolri, Kita Netral dalam Pilkada 2020

Nasional
KPK Bentuk Satgas Khusus untuk Tindak Lanjuti Laporan PPATK

KPK Bentuk Satgas Khusus untuk Tindak Lanjuti Laporan PPATK

Nasional
Jelang Pilkada 2020, Kabareskrim Perintahkan Bentuk Satgas Anti-Politik Uang

Jelang Pilkada 2020, Kabareskrim Perintahkan Bentuk Satgas Anti-Politik Uang

Nasional
Golkar Gelar Rapat Konsolidasi untuk Petakan Kader Potensial pada Pilkada 2020

Golkar Gelar Rapat Konsolidasi untuk Petakan Kader Potensial pada Pilkada 2020

Nasional
Arab Saudi Tangguhkan Kunjungan Umrah, Menag Minta Calon Jemaah Memahami

Arab Saudi Tangguhkan Kunjungan Umrah, Menag Minta Calon Jemaah Memahami

Nasional
Waketum Golkar Klaim Tak Bicara Mahar Politik pada Pilkada 2020

Waketum Golkar Klaim Tak Bicara Mahar Politik pada Pilkada 2020

Nasional
Desak Pansus Jiwasraya, Demokrat Ingatkan DPR Bukan Kantor Cabang Eksekutif

Desak Pansus Jiwasraya, Demokrat Ingatkan DPR Bukan Kantor Cabang Eksekutif

Nasional
Ini Usul Perludem soal Pelaksanaan Pemilu 2024 agar Tak jadi Beban Penyelenggara

Ini Usul Perludem soal Pelaksanaan Pemilu 2024 agar Tak jadi Beban Penyelenggara

Nasional
AJI Keberatan soal Surat Edaran MA Larang Wartawan Rekam Persidangan

AJI Keberatan soal Surat Edaran MA Larang Wartawan Rekam Persidangan

Nasional
KPU Akan Berikan Saran ke DPR soal Model Pemilu Serentak yang Ideal

KPU Akan Berikan Saran ke DPR soal Model Pemilu Serentak yang Ideal

Nasional
Komisi VIII: Arab Saudi Seharusnya Cukup Berpengalaman Hadapi MERS

Komisi VIII: Arab Saudi Seharusnya Cukup Berpengalaman Hadapi MERS

Nasional
KPK Soroti Perubahan Pengajuan Dana Hibah KONI, dari Rp 16 Miliar ke Rp 27 Miliar

KPK Soroti Perubahan Pengajuan Dana Hibah KONI, dari Rp 16 Miliar ke Rp 27 Miliar

Nasional
Soal Penangguhan Visa Umrah, Menko PMK: Sabar dan Ikhlas, Ibadah Jangan Ngotot

Soal Penangguhan Visa Umrah, Menko PMK: Sabar dan Ikhlas, Ibadah Jangan Ngotot

Nasional
MK Putuskan Pilpres-Pileg Serentak, Perludem: Jangan Seperti Pemilu 2019

MK Putuskan Pilpres-Pileg Serentak, Perludem: Jangan Seperti Pemilu 2019

Nasional
Nawawi Pomolango: Setengah Persoalan KPK Terjawab kalau Harun Masiku Ditangkap

Nawawi Pomolango: Setengah Persoalan KPK Terjawab kalau Harun Masiku Ditangkap

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X