BNPB: 17.556 Pengungsi di Kabupaten Bogor, 1.776 Pengungsi di Lebak

Kompas.com - 24/01/2020, 19:19 WIB
Sejumlah bangunan rusak tertimbun material longsor di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Rabu (22/1/2020). Terdapat satu daerah masih terisolir di Kampung Cigobang dan belum dilakukan pembersihan material longsor hingga  21 hari pascabencana akibat masih terputusnya akses jembatan serta sulitnya medan menuju daerah tersebut. ANTARA FOTO/MUHAMMAD BAGUS KHOIRSejumlah bangunan rusak tertimbun material longsor di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Rabu (22/1/2020). Terdapat satu daerah masih terisolir di Kampung Cigobang dan belum dilakukan pembersihan material longsor hingga 21 hari pascabencana akibat masih terputusnya akses jembatan serta sulitnya medan menuju daerah tersebut.
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) mengungkap data pengungsi di Kabupaten Lebak, Banten dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat usai banjir bandang beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana BNPB, Agus Wibowo mengatakan, sampai hari ini (24/1/2020) tercatat 17.556 pengungsi di Kabupaten Bogor.

"Pengungsi untuk di Bogor itu masih ada 17.556 orang pengungsi yang tersebar di 33 titik," kata Agus di Graha BNPB, Jumat (24/1/2020).

Sedangkan, jumlah pengungsi di Kabupaten Lebak sampai dengan tercatat 1.776 pengungsi.

"Yang di Lebak sama tapi enggak sebanyak di Bogor. Di Lebak ada 1.776 pengungsi tersebar di enam titik," ucapnya.

Baca juga: Ini Hasil Rapat soal Rekonstruksi Bencana Lebak dan Bogor

Agus menjelaskan, mengapa jumlah pengungsi di Bogor lebih banyak dibanding Lebak.

Di antaranya karena banyak rumah penduduk yang rusak, tambang liar, hingga rumah yang berada di daerah rawan bencana.

"Jadi masih banyak disana karena rusak parah daerahnya. Ada banyak tambang liar, ada juga orang orang yang tinggalnya di daerah bahaya yang kemarin banyak tergusur kena longsor salah satunya. Ini masih proses kita posisinya di pengungsian," ujar dia.

Dia belum bisa memastikan kapan penanganan pasca-bencana di Bogor dan Lebak bisa selesai.

Semua itu, kata Agus, tergantung kondisi di daerah tersebut.

"Estimasinya kan tergantung masalah disana. Ini masalahnya kan kalau berhenti, nah kalau hujan terus kan bisa tambah parah," tuturnya.

Baca juga: Pemerintah Lebak Diminta Tetap Gelar Sekolah di Pengungsian

Sebelumnya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Selasa (21/1/2020), menggelar rapat bersama Bupati Lebak dan Bupati Bogor.

Rapat yang digelar di kantor Muhadjir itu membahas pemulihan lahan dan relokasi penduduk setelah bencana banjir bandang di wilayah Lebak, Banten dan Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

"Jadi ini sudah rapat kedua kalinya di Kemenko PMK sesuai tugas dari Kemenko PMK kan melakukan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian sesuai dengan arahan Bapak Presiden supaya dipercepat untuk pemulihan kondisi yang menjadi sumber bencana," kata Muhadjir usai rapat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud: Rancangan Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Sudah Disampaikan ke Menkumham

Mahfud: Rancangan Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Sudah Disampaikan ke Menkumham

Nasional
Kelanjutan Nasib RUU Cipta Kerja, Mahfud: Pemerintah Sudah Punya Rumusan Baru

Kelanjutan Nasib RUU Cipta Kerja, Mahfud: Pemerintah Sudah Punya Rumusan Baru

Nasional
Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Nasional
Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Nasional
Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Nasional
Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Nasional
Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Nasional
Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Nasional
KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

Nasional
Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Nasional
Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Nasional
Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Nasional
Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X