KPK Tahan Tersangka Penyuap Bupati Solok Selatan

Kompas.com - 22/01/2020, 20:36 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comKomisi Pemberantasan Korupsi
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menahan pemilik perusahaan Grup Dempo, Muhammad Yamin Kahar mulai Rabu (22/1/2020) hari ini.

Yamin merupakan tersangka penyuap Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria dalama kasus dugaan suap terkait pembangunan proyek pembangunan Jembatan Ambayan dan proyek pembangunan Masjid Agung Solok Selatan.

"Hari ini kami melakukan penahanan terhadap tersangka atas nama MY tersangka yang itu pihak swasta yang diduga sebagai pemberi (suap)," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Rabu.

Yamin ditahan KPK setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka hari ini.

Baca juga: Tersangka Suap Proyek Masjid dan Jembatan, Bupati Solok Selatan Dipanggil KPK

Selain Yamin, KPK sebetulnya juga memanggil Muzin untuk diperiksa tapi Muzni tidak hadir memenuhi panggilan.

Ali Fikri mengatakan, Yamin akan ditahan di Rumah Tahanan Cabang KPK di Gedung Merah Putih KPK untuk 20 hari ke depan.

Menurut Ali, penahanan Yamin hari ini merupakan bukti bahwa KPK terus bekerja melakukan penyidikan kasus korupsi.

"Ini merupakan upaya dari KPK untuk buktikan bahwa kita terus bekerja percepat proses penyidikan yang sudah ada," kata Ali.

Dalam kasus ini, Muzni diduga menerima uang dan barang senilai Rp 460 juta dari pemilik Grup Dempo Muhammad Yamin Kahar. Pemberian itu terkait paket pekerjaan proyek Jembatan Ambayan.

Di sisi lain, KPK menduga sejumlah bawahan Muzni di Pemerintahan Kabupaten Solok Selatan juga menerima uang dari Yamin.

Pemberian uang sejunlah Rp 315 juta ke sejumlah pejabat itu terkait paket pekerjaan pembangunan Masjid Agung Solok Selatan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X