Saksi Kasus Jiwasraya Bertambah, Kejagung Periksa 14 Orang Saksi

Kompas.com - 22/01/2020, 20:19 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020). KOMPAS.com/Devina HalimKepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020).
Penulis Devina Halim
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung memeriksa 14 saksi terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

"Hari ini pemeriksaan 14 orang, itu saja update-nya," ucap Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin di Gedung Bundar, Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020).

Jumlah tersebut berbeda dengan keterangan sebelumnya bahwa terdapat sembilan saksi yang diperiksa Kejagung hari ini.

Sembilan saksi yang telah dijadwalkan adalah Direktur Maxima Integra Joko Hartono, Direktur Utama PT Ciptadana Securities Ferry Budiman, Direktur Milenium Capital Management Fahyudi Djaniatmadja, serta dua direktur PT GAP Asset Management, yaitu Muhammad Karim dan Soehartanto.

Baca juga: Kejagung Telusuri Keterlibatan Manajer Investasi di Korupsi Jiwasraya

Lalu, Direktur Utama PT Jasa Capital Management Rudolfus Pribadi Agung Sujagad, Koordinator Marketing PT OSO Manajemen Investasi Ita Puspo, mantan Bagian Pengembangan Dana PT Asuransi Jiwasraya Lusiana, dan mantan Kepala Divisi Investasi 2009 PT Asuransi Jiwasraya Dony S Karyadi.

Kemudian, jumlah saksi bertambah lima orang.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengatakan bahwa penambahan saksi adalah mereka yang sebelumnya berhalangan hadir.

"Menjelang tengah hari, hadir beberapa orang saksi yang seharusnya diperiksa pada pemeriksaan sebelumnya tetapi berhalangan hadir dan baru bisa hadir pada kesempatan hari ini," kata Hari melalui keterangan tertulis, Rabu.

Kelima saksi yang bertambah terdiri dari, Dirut PT Sinarmas Sekuritas Hermawan Hoesin, mantan Kepala Divisi Akuntansi PT Asuransi Jiwasraya Dicky Kurniawan, Kepala Divisi Akuntansi PT Asuransi Jiwasraya Ony Ardianto.

Penyidik juga memeriksa dua orang dari Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu Vera Florida dan Endra Febristyawan.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X