Kompas.com - 22/01/2020, 19:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menuturkan bahwa pendidikan literasi anti-hoaks sejak dini sudah dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mengantisipasi munculnya keresahan-keresahan di masyarakat.

"Kita sudah mulai sejak awal. Kita memang ingin membangun masyarakat yang rukun, berkarakter, maka itu sejak di tingkat pendidikan paling bawah oleh Kemendikbud sudah dicanangkan, salah satunya pusat penguatan karakter," ujar Ma'ruf di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).

Baca juga: Caleg Artis dari Partai Pendukung Deklarasi Antihoaks Bersama Maruf Amin

Ia mengatakan, pendidikan sejak dini  dibutuhkan agar di kemudian hari generasi penerus bisa menangkal hoaks, isu SARA, hingga radikalisme.

Selain itu, kata Ma'ruf, agar tidak ada lagi masyarakat yang mempersoalkan ideologi negara, yakni Pancasila. 

"Dan tentu saja soal kompetensi. Jadi kita sejak dini suda mulai menanamkan supaya tidak ada lagi hal-hal yang menimbulkan keresahan, isu-isu SARA, hoaks, dan radikalisme," kata dia.

Baca juga: Sejumlah Isu yang Patut Diwaspadai Saat Pilkada 2020

Selain itu, Ma'ruf mengatakan, tak menutup kemungkinan hoaks dan isu-isu SARA akan kembali muncul, mengingat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 akan digelar.

Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai upaya pencegahan dari berbagai bidang.

"Kita edukasi masyarakat melalui berbagai kelembagaan, termasuk KPU, pemerintah daerah, dan aparat keamanan," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.