Soal Usulan Audit Forensik Kasus Jiwasraya, Kejagung Sebut Sudah Lakukan

Kompas.com - 20/01/2020, 22:05 WIB
Gedung Kejaksaan Agung RI, Jalan Hasanudin, Jakarta Selatan. DIAN MAHARANIGedung Kejaksaan Agung RI, Jalan Hasanudin, Jakarta Selatan.
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung mengaku telah melakukan audit forensik dalam proses investigasi kasus dugaan korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Hal itu terkait saran Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno agar aparat penegak hukum melakukan audit forensik terkait kasus dugaan korupsi di Jiwasraya dan Asabri.

"Apa yang disampaikan beliau, kita lakukan," ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono di Gedung Bundar, Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).

Baca juga: Jaksa Agung Minta Waktu untuk Telusuri Oknum OJK Terlibat Kasus Jiwasraya

Hari mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran uang terkait kasus Jiwasraya.

Selain itu, penyidik Kejagung juga menggandakan perangkat teknologi informasi dari hasil penggeledahan.

Menurutnya, penyidik menggandakan data dari perangkat milik dua tersangka, yaitu Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.

"Termasuk kita melakukan kloning atau audit forensik terhadap komputer yang digunakan untuk transaksi itu," katanya.

Penyidik juga sedang menelusuri aset para tersangka dalam rangka pengembalian kerugian negara akibat dugaan korupsi tersebut.

Berdasarkan perkiraan sementara Kejagung, kerugian negara akibat kasus Jiwasraya sekitar Rp 13,7 triliun.

Sebelumnya, Sandiaga menilai, aparat penegak hukum sebaiknya melakukan audit forensik terkait kasus dugaan korupsi di Jiwasraya dan Asabri.

"Harus dilakukan audit investigatif atau mungkin forensic audit untuk memastikan ke mana larinya investasi-investasi ini sehingga bisa me-recovery nilai-nilai investasi yang sudah akhirnya mengorbankan jutaan nasabah dan pensiunan TNI dan Polri," ujar Sandiaga selepas acara pelantikan PB Esports di Hotel Kempinski, Jakarta, Sabtu (18/1/2019).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X