Data BNPB Sebut Sepanjang 2020 Terjadi 203 Bencana

Kompas.com - 20/01/2020, 14:36 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo di Kantor BNPB, Jakarta Timur Sabtu (3/8/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariKepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo di Kantor BNPB, Jakarta Timur Sabtu (3/8/2019).
Penulis Devina Halim
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) mencatat sebanyak 203 peristiwa bencana terjadi selama awal 2020 hingga sekarang.

"Sampai tanggal 20 Januari 2020 pukul 10.00 WIB, tercatat 203 kejadian bencana," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo melalui keterangan tertulis, Senin (20/1/2020).

Menurut data BNPB, bencana yang paling banyak terjadi adalah puting beliung, sebanyak 93 peristiwa.

Baca juga: Menteri PDTT Persilakan Dana Desa Digunakan untuk Mitigasi Bencana

Kemudian, diikuti dengan banjir sebanyak 63 kejadian dan 45 kejadian tanah longsor.

Setelah itu, BNPB mencatat, tiga kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta dua peristiwa gelombang pasang dan abrasi terjadi sepanjang 2020.

Merujuk pada infografis yang dibagikan BNPB, bencana paling banyak terjadi di Pulau Jawa, dengan total 125 kejadian.

Kemudian, tercatat sebanyak 35 bencana terjadi selama 2020 di Pulau Sulawesi.

Baca juga: Gunung Ijen Alami Peningkatan Aktivitas Vulkanik, Ini Imbauan BNPB

Akibat bencana tersebut, sebanyak 74 orang meninggal dunia dan ratusan ribu warga mengungsi.

"Bencana menimbulkan terdampak dan mengungsi 800.124 jiwa, sedangkan meninggal dunia sebanyak 74 jiwa, dan luka-luka 83 jiwa," tuturnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X