Anak Airlangga dalam Struktur Golkar, Ace Hasan: Mereka Sudah Lama Aktif

Kompas.com - 20/01/2020, 08:53 WIB
Ketua Umum Partai Golkar terpilih, Airlangga Hartarto saat penutupan Musyawarah Nasional X Partai Golkar di Jakarta, Kamis (5/12/2019). Forum Musyawarah Nasional Partai Golkar menyepakati dan menetapkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum periode 2019-2024 secara aklamasi. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOKetua Umum Partai Golkar terpilih, Airlangga Hartarto saat penutupan Musyawarah Nasional X Partai Golkar di Jakarta, Kamis (5/12/2019). Forum Musyawarah Nasional Partai Golkar menyepakati dan menetapkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum periode 2019-2024 secara aklamasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Masuknya nama dua anak Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam struktur kepengurusan partai 2019-2024 dikritik sejumlah kader.

Sementara itu, menurut politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, dua anak Airlangga, Ravindra dan Adanti Kurnia, sudah lama aktif di partai.

"Sudah lama (di Golkar). Ravindra memang caleg. Kalau Danti sebelumnya menjadi kepengurusan AMPG saat zaman Pak Setya Novanto. Sudah lama mereka aktif di partai Golkar)," kata Ace kepada wartawan, Senin (20/1/2020).

Ace yang turut masuk dalam struktur kepengurusan tersebut menilai, tak semestinya keberadaan Ravindra dan Adanty diributkan.

Baca juga: Tim 9 Partai Golkar Ungkit Keluarga Airlangga dalam Struktur Pengurus

Ia menegaskan, keduanya tidak begitu saja mendapatkan jabatan di partai berlambang pohon beringin itu.

"Seharusnya tidak dipersoalkan. Bahkan sebelum Pak Airlangga ketua umum, sudah jadi pengurus Golkar di AMPG. Tidak ujug-ujug," ujar Ace.

Namun, Ace menganggap tiap kader Golkar berhak untuk melontarkan kritik.

"Siapa pun berhak mengomentari selagi kader Golkar," kata dia.

Sebelumnya, Juru Bicara Tim 9 Partai Golkar Viktus Murin merasa kecewa dengan komposisi struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar periode 2019-2024.

Menurut Viktus, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto melanggar Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dalam perekrutan kader untuk masuk ke struktur kepengurusan DPP.

Ia menilai, Airlangga tak mengindahkan prinsip-prinsip kriteria dan kompetensi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X