Hari-hari Terakhir Yun Hap, Mahasiswa UI Korban Tragedi Semanggi II

Kompas.com - 20/01/2020, 06:41 WIB
Jenazah mahasiswa UI Yun Hap yang tertembak Jumat lalu dimakamkan di TPU Pondokrangon, Jakarta Timur, Minggu (26/9). Ia tewas dalam aksi demo menentang RUU Penanggulangan Keadaan Bahaya (PKB) di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. KOMPAS/JOHNNY TGJenazah mahasiswa UI Yun Hap yang tertembak Jumat lalu dimakamkan di TPU Pondokrangon, Jakarta Timur, Minggu (26/9). Ia tewas dalam aksi demo menentang RUU Penanggulangan Keadaan Bahaya (PKB) di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Ternyata, suara tersebut menjadi kali terakhir bagi keduanya berinteraksi. Saat meninggalkan rumah, hanya Ho Kim Ngo dan Liana yang mengantarnya. 

Keduanya sama-sama bertemu untuk kali terakhir dengan Yun Hap


Sekitar pukul 21.00 WIB, keluarga Yun Hap menyaksikan laporan peristiwa demontrasi dari layar TV dan Yun Hap belum juga pulang.

Laporan tersebut menyebutkan, terjadi kekacauan setelah aparat melepaskan peluru ke massa demo.

Yap Pit Sing berdalih, sang putra tak kunjung pulang mungkin karena situasi sedang kacau, kemudian TV mereka matikan.

"Belakangan kami tahu tahu bahwa di akhir tayangan itu ada berita tentang Yun dan fotonya. Tantenya bilang, 'Namanya tidak jelas dan Yun Hap dilumuri darah'," tulis Ho Kim Ngo.

Belum ada informasi dan kepastian keberadan Yun Hap itu membuat keluarganya panik dan tidak bisa tidur.

Tengah malam, tiba-tiba telepon berdering. Yap Pit Sing bergegas mengangkatnya.

Ternyata, telepon itu datang dari seorang sahabat Yun Hap. Seseorang melalui telepon itu meminta alamat rumah Yun Hap.

Baca juga: Mengenang Yun Hap, Mahasiswa UI Korban Tragedi Semanggi II

 

Mereka juga memberitahu bahwa Yun Hap ada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

"Tidak lama kemudian, teman-teman Yun Hap dan Pak Dadan (dosen Universitas Trisakti) sampai ke rumah. Bapaknya langsung emosional," kata Ho Kim Ngo.

Yap Pit Sing sudah berkeyakinan ketika teman-temannya tiba di rumah bahwa putranya telah meninggal. Mereka pun langsung beranjak ke RSCM.

Setelah keluarga memastikan Yun Hap tewas, jenazah disemayamkan di Balai Mahasiswa Kampus UI Salemba, Sabtu (25/9/1999).

Kemudian, jenazah dibawa keluarga dan disemayamkan di Yayasan Rumah Duka Abadi, Daan Mogot, Jakarta Barat, sebelum dimakamkan di Pemakaman Pondok Rangon, Minggu (26/9/1999).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penyebaran Virus Corona, Kemendes PDTT Wajibkan Desa Bentuk Relawan Desa Lawan Covid-19

Cegah Penyebaran Virus Corona, Kemendes PDTT Wajibkan Desa Bentuk Relawan Desa Lawan Covid-19

Nasional
Antisipasi Covid-19 di Lapas, Seharusnya Pemerintah Gunakan Pendekatan Wilayah

Antisipasi Covid-19 di Lapas, Seharusnya Pemerintah Gunakan Pendekatan Wilayah

Nasional
Masker Kain Hanya Tangkal Virus 70 Persen, Masyarakat Diminta Tetap Jaga Jarak

Masker Kain Hanya Tangkal Virus 70 Persen, Masyarakat Diminta Tetap Jaga Jarak

Nasional
Penjelasan Gugus Tugas Covid-19 soal Tiga Jenis Masker dan Penggunaannya

Penjelasan Gugus Tugas Covid-19 soal Tiga Jenis Masker dan Penggunaannya

Nasional
KSP: Pembatasan Sosial Skala Besar Sudah Dijalankan Sejumlah Pemda

KSP: Pembatasan Sosial Skala Besar Sudah Dijalankan Sejumlah Pemda

Nasional
Perangkat Desa Disarankan Lakukan Mitigasi Ekonomi Desa Hadapi Covid-19

Perangkat Desa Disarankan Lakukan Mitigasi Ekonomi Desa Hadapi Covid-19

Nasional
5 Tugas Khusus Perangkat Desa untuk Tanggulangi Covid-19

5 Tugas Khusus Perangkat Desa untuk Tanggulangi Covid-19

Nasional
Istana Sebut Darurat Sipil Diberlakukan jika Ada Kekacauan saat PSBB Diterapkan

Istana Sebut Darurat Sipil Diberlakukan jika Ada Kekacauan saat PSBB Diterapkan

Nasional
PKS Minta Presiden Dengarkan Para Ahli Dalam Tangani Covid-19

PKS Minta Presiden Dengarkan Para Ahli Dalam Tangani Covid-19

Nasional
Masyarakat Didorong Bentuk Relawan Tanggap Covid-19 di Desa

Masyarakat Didorong Bentuk Relawan Tanggap Covid-19 di Desa

Nasional
Pemerintah Mewaspadai Penyebaran Covid-19 Melalui Orang Tanpa Gejala

Pemerintah Mewaspadai Penyebaran Covid-19 Melalui Orang Tanpa Gejala

Nasional
Polemik Pembebasan Napi Koruptor Saat Wabah Covid-19 Merebak

Polemik Pembebasan Napi Koruptor Saat Wabah Covid-19 Merebak

Nasional
Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Relaksasi Kredit untuk yang Terdampak Covid-19

Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Relaksasi Kredit untuk yang Terdampak Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Nasional
Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X