PKS Terus Upayakan Pembentukan Pansus Jiwasraya

Kompas.com - 18/01/2020, 16:32 WIB
Diskusi bertajuk Jiwasraya dan Prospek Asuransi di Ibis Tamarin, Jakarta, Sabtu (18/1/2020). KOMPAS.com/IhsanuddinDiskusi bertajuk Jiwasraya dan Prospek Asuransi di Ibis Tamarin, Jakarta, Sabtu (18/1/2020).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi XI DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Anis Byarwati mengatakan, fraksinya di DPR masih terus mengupayakan pembentukan panitia khusus kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

"Jadi kami sudah keliling, roadshow (ke fraksi-fraksi lain)," ujar Anis dalam diskusi bertajuk Jiwasraya dan Prospek Asuransi di Ibis Tamarin, Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Menurut Anis, Pansus adalah mekanisme terbaik untuk mengusut tuntas kasus di perusahaan asuransi pelat merah itu.

Baca juga: Ribut-ribut Panja Vs Pansus Jiwasraya di DPR, Apa Bedanya?

PKS tidak setuju jika DPR hanya membentuk Panita Kerja (Panja). Sebab, ia menilai masalah yang membelit Jiwasraya ini sangat sistemik.

"Panja tidak cukup. Kita akan usulkan Pansus. Kita akan lobi lagi. Perjuangan tiada akhir," katanya.

Anis pun mengklaim sudah ada lima fraksi di Senayan yang setuju dengan pembentukan Pansus Jiwasraya.

Hal itu ia ketahui dari pernyataan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Kendati demikian ia enggan menyebutkan lima fraksi yang dimaksud.

"Pimpinan DPR Pak Dasco sebut ada lima fraksi yang setuju, cuma kita akan terus gulirkan itu," ujarnya.

Sebelumnya, krisis keuangan di tubuh PT Asuransi Jiwasraya memunculkan wacana pembentukan pansus oleh DPR RI.

Sejumlah fraksi di DPR menilai pansus merupakan wadah tepat bagi anggota dewan untuk turut mengawal dan mengawasi pengusutan kasus dugaan korupsi di perusahaan asuransi berpelat merah itu.

Baca juga: Keberadaan Pansus Jiwasraya Dinilai Bisa Gembosi Penegakan Hukum

Usulan Pansus Jiwasraya bahkan sempat menggema di rapat paripurna DPR, Senin (13/1/2020).

Anggota dewan dari sejumlah fraksi menyampaikan interupsi terkait pembentukan Pansus Jiwasraya.

Belakangan, usulan pembentukan pansus itu kian hilang. Hal itu menyusul adanya dorongan pimpinan DPR agar komisi terkait membentuk panitia kerja (panja) masing-masing. Komisi VI DPR yang membidangi BUMN pun sudah membentuk Panja Jiwasraya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X