Rincian Persentase Gaji Prajurit TNI di Asabri...

Kompas.com - 16/01/2020, 20:29 WIB
Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak di Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (16/1/2020). KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYAJuru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak di Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan terdapat 8 persen dari total gaji prajurit TNI dan PNS Kementerian Pertahanan bersarang di perusahaan asuransi milik negara, PT Asabri (Persero).

"Setiap bulannya dari APBN itu gaji pokok TNI-Polri, termasuk PNS Kemhan itu dipotong 8 persen, 3,25 (persen) untuk tunjangan hari tua, 4,75 (persen) itu untuk iuran pensiun. Jadi totalnya 8 persen kira-kira gitu yang dipotong dari prajurit TNI," ujar Dahnil di Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Di sisi lain, kata Dahnil, Prabowo juga ingin mendapat laporan dari Kementerian BUMN.

Baca juga: Ada Isu Korupsi, Erick Thohir Pastikan Keuangan Asabri Stabil

Sebab, secara hierarki Asabri berada bawah Kementerian BUMN. Sedangkan, posisi TNI, Polri, PNS Kementerian Pertahanan sebagai stakeholder.

"Karena apa? Karena semua dana pensiun dan tunjangan hari tua prajurit TNI dan Polri itu diletakkan di Asabri," ujar dia.

Sebelumnya, isu kasus dugaan korupsi di Asabri mencuat ke publik bermula dari pernyataan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

Tak tanggung-tanggung, Mahfud menyebut nilainya pun tidak kalah besar dengan kasus dugaan korupsi di perusahaan asurani milik negara lainnya, PT Jiwasraya (Persero), yakni mencapai Rp 10 triliun.

"Saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp 10 triliun," ujar Mahfud di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (10/1/2020) lalu.

Baca juga: Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Asabri akan Ditangani Polri

Sebagai informasi, saham-saham milik PT Asabri mengalami penurunan sepanjang 2019. Bahkan, penurunan harga saham di portofolio milik Asabri terjadi sekitar 90 persen.

Misalnya, harga saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) yang terkoreksi 95,79 persen di 2019 lalu ke level Rp 326.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X