Kompas.com - 16/01/2020, 20:04 WIB

“Apalagi jika garis kemiskinan dinaikkan. Semakin bertambahnya era, garis kemiskinan juga semakin meningkat,” kata dia.

Ia mencontohkan, dulu masyarakat miskin tidak memiliki ponsel, motor, atau gagap teknologi. Namun, kini semua orang tidak akan lepas dari smartphone.

Selain itu, anak-anak dari keluarga miskin juga makin sulit mengejar status ekonomi orang tuanya.

Baca juga: Ini Cara Dompet Dhuafa Volunteer Peringati Hari Lingkungan Hidup 2020

“Keluarga kelas menengah sangat rentan terhadap guncangan ekonomi, terutama mereka yang minim tabungan atau aset,” ujar Yusuf.

Pikiran mereka, imbuh dia, terfokus bukan untuk menjadi kaya, melainkan untuk tetap bertahan hidup.

“Sebaliknya, kalangan atas tidak lagi memikirkan bertahan hidup, tetapi bagaimana menjadikan status keluarganya tetap di atas dan semakin meningkat untuk anak cucunya,” kata Yusuf.

Ia pun menyebut kondisi itu terkait dengan kesenjangan ekonomi yang tetap ada dari dulu hingga sekarang.

Baca juga: Petani Rejosari Madiun Antusias Ikut Pelatihan dari Dompet Dhuafa dan LKP

“Jika diperhatikan, orang-orang kapitalis di atas adalah kalangan-kalangan mereka sendiri”, ujar Yusuf sambil menunjukkan daftar orang-orang kaya di Indonesia.

Faktanya, orang-orang terkaya di Indonesia saat ini adalah orang atau bagian dari keluarga terkaya pada masa sebelumnya.

“Mereka semua ini saling berkaitan. Kelak anak-anaknya juga tentu akan saling terkoneksi di antara mereka,” kata Yusuf.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.