Prabowo Sudah Sambangi Tujuh Negara Sejak Jadi Menhan, Ini Misinya

Kompas.com - 16/01/2020, 17:26 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat bersama antara DPR dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) membahas rencana kerja Kemhan tahun 2020 beserta dukungan anggarannya. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama.
  *** Local Caption *** 

ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAMenteri Pertahanan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat bersama antara DPR dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) membahas rencana kerja Kemhan tahun 2020 beserta dukungan anggarannya. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama. *** Local Caption ***

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tercatat sudah menyambangi tujuh negara sejak dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 23 Oktober 2019.

Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, lawatan Prabowo ke negara lain merupakan bagian dari diplomasi pertahanan dalam rangka memodernisasi alat utama sistem persenjataan ( alutsista).

"Sejak awal beliau menyatakan bahwasanya dua bulan sampai enam bulan pertama beliau akan fokus pada modernisasi alutsista," ujar Dahnil di Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Baca juga: Dugaan Korupsi Asabri, Prabowo Tak Ingin Dana Prajurit Jadi Korban

Dahnil menjelaskan, salah satu tugas yang diemban Prabowo adalah diplomasi pertahanan dengan negara-negara di belahan dunia.

Menurut dia, diplomasi itu merupakan bagian penting dari konsep besar pertahanan Indonesia.

Sedangkan, dari sisi alutsista, Prabowo berpandangan bahwa belanja alutsista bukan sekadar mana yang paling modern, canggih, dan efisien.

Baca juga: Juru Bicara Prabowo: Menhan Berkepentingan dengan Kasus di Asabri

Dia mengatakan, belanja alutsista merupakan bagian dari geopoltik dan geostrategis pertahanan Indonesia.

"Misalnya saya memberikan contoh, kita beli dari Rusia, kita beli dari China, atau kita beli dari mana, ada macam-macam jadi ada geopolitik, ada geostratgis. Makanya diplomasi pertahanan sangat dibutuhkan," ucap Dahnil.

Adapun tujuh negara yang sudah disambangi Prabowo, antara lain Malaysia pada 14 November 2019, Thailand pada 17 November, Turki pada 27-29 November, dan China 15 Desember.

Kemudian, disusul Jepang pada 20 Desember 2019, Filipina pada 27 Desember, dan terakhir ke Perancis pada 11-13 Januari 2020.

Baca juga: Prabowo Jadi Menhan, Kivlan Zen: Untuk Menyelamatkan Bangsa dan Negara

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X