Mentan Pastikan Cuaca Ekstrem Tak Ancam Stok Pangan

Kompas.com - 16/01/2020, 09:45 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Jakarta, Rabu (25/12/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Jakarta, Rabu (25/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan, cuaca ekstrem yang berlangsung sejak awal tahun tak akan mengancam stok pangan pada 2020.

"Cuaca buruk pasti berpengaruh. Tapi kayak apa pengaruhnya, menurut analisa birokrat kami, analitik birokrat, melalui pendekatan agro, teknis, dan lain-lain, tidak mempengaruhi signifikan. Kami bisa mengintervensi daerah lain untuk lebih optimal (pertaniannya)," kata Syahrul di Kantor Wapres, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Syahrul menambahkan, Kementerian Pertanian (Kementan) telah mendata seluruh daerah penghasil pangan di Indonesia. Data tersebut telah diolah secara digital.

Baca juga: Sikap Tegas Mentan Tolak Alih Fungsi Lahan Pertanian Diapresiasi

Karenanya, lanjut Syahrul, Kementan mengetahui daerah aman saja yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem yang berlangsung belakangan ini.

Syahrul mengatakan, untuk menutupi kekurangan stok pangan akibat gagal panen karena banjir, Kementan menggenjot produktivitas hasil pertanian di wilayah yang tak terdampak banjir.

Dengan demikian, ia menjamin stok pangan tetap terjaga.

Baca juga: Pasca Banjir, Mentan Pastikan Harga dan Distribusi Bahan Pokok Aman

"Katakanlah ada daerah yang banjir kurang lebih 68.000 hektar, tetapi katakanlah yang terganggu pertaniannya kurang dari 10.000 hektar. Kalau begitu, 10.000 yang kami intervensi," kata Syahrul.

"Intervensinya ialah mengganti bibit segera sehingga dia bisa bertanam lagi. Kalau dia jadi sesuatu gangguan, kami turunkan pendekatan asuransi yang mereka (petani) miliki," lanjut politisi Nasdem itu.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem terutama di wilayah Jabodetabek, Provinsi Banten, dan Jawa Barat hingga Februari 2020.

Baca juga: Berikan Bantuan ke Korban Banjir, Mentan: Ini Menindaklanjuti Perintah Presiden...

Imbauan tersebut merujuk data yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom) BNPB Agus Wibowo mengungkapkan, prediksi cuaca ekstrem 2020 tersebut akan terjadi pada 11-15 Januari, akhir Januari 2020, dan pertengahan Februari 2020.

"Puncak hujan diprediksi akan terjadi pada Februari nanti," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (9/1/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Investasi Miras Dicabut, Yusril: Presiden Harus Terbitkan Perpres Baru

Aturan Investasi Miras Dicabut, Yusril: Presiden Harus Terbitkan Perpres Baru

Nasional
Pertemuan Menlu ASEAN, Indonesia Tekankan Tiga Isu untuk Bantu Myanmar

Pertemuan Menlu ASEAN, Indonesia Tekankan Tiga Isu untuk Bantu Myanmar

Nasional
Meutya Hafid: Golkar Tidak Sedang Agendakan Konvensi Capres

Meutya Hafid: Golkar Tidak Sedang Agendakan Konvensi Capres

Nasional
Jokowi Cabut Aturan soal Investasi Industri Miras, PKS: Tidak Ada Kata Terlambat

Jokowi Cabut Aturan soal Investasi Industri Miras, PKS: Tidak Ada Kata Terlambat

Nasional
Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, KPK Amankan Dokumen dan Uang Tunai

Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, KPK Amankan Dokumen dan Uang Tunai

Nasional
Satgas: Berlibur Panjang saat Pandemi Tak Bijak, Berdampak pada Kematian Pasien Covid-19

Satgas: Berlibur Panjang saat Pandemi Tak Bijak, Berdampak pada Kematian Pasien Covid-19

Nasional
Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 Meningkat di Bulan-bulan Libur Panjang

Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 Meningkat di Bulan-bulan Libur Panjang

Nasional
Satgas: Jangan Pandang Vaksin Covid-19 sebagai Solusi Mutlak Atasi Pandemi

Satgas: Jangan Pandang Vaksin Covid-19 sebagai Solusi Mutlak Atasi Pandemi

Nasional
Menlu: Indonesia Harap Seluruh Negara ASEAN Pahami Hak dan Kewajiban untuk Bantu Myanmar

Menlu: Indonesia Harap Seluruh Negara ASEAN Pahami Hak dan Kewajiban untuk Bantu Myanmar

Nasional
Angka Kematian Pasien Covid-19 pada Pekan Keempat Februari Meningkat Drastis

Angka Kematian Pasien Covid-19 pada Pekan Keempat Februari Meningkat Drastis

Nasional
Ketua Dewas KPK Surati Presiden, Laporkan Kekosongan Jabatan yang Ditinggalkan Almarhum Artidjo Alkostar

Ketua Dewas KPK Surati Presiden, Laporkan Kekosongan Jabatan yang Ditinggalkan Almarhum Artidjo Alkostar

Nasional
Aturan Investasi Miras Dicabut, PAN: Jokowi Mendengar jika Berkaitan dengan Kemaslahatan Masyarakat

Aturan Investasi Miras Dicabut, PAN: Jokowi Mendengar jika Berkaitan dengan Kemaslahatan Masyarakat

Nasional
Ada di Banyuwangi, Puan Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Ada di Banyuwangi, Puan Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Nasional
KPU Siap Bantu Instansi yang Akses Data untuk Sukseskan Program Nasional

KPU Siap Bantu Instansi yang Akses Data untuk Sukseskan Program Nasional

Nasional
Gibran Rakabuming Minta Anggota Karang Taruna Dukung Vaksinasi Covid-19

Gibran Rakabuming Minta Anggota Karang Taruna Dukung Vaksinasi Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X