Bangun Ibu Kota Baru, Jokowi Prediksi Pemerintah Habiskan Kurang dari Rp 100 Triliun

Kompas.com - 15/01/2020, 15:42 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 1 PDI-P di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jumat (10/1/2020). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 1 PDI-P di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jumat (10/1/2020).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memprediksi, anggaran yang harus digelontorkan pemerintah untuk membangun ibu kota baru di Kalimantan Timur tidak akan lebih dari Rp 100 triliun. Sementara itu, sisanya berasal dari pihak swasta.

"Saya berharap ini betul-betul dihitung secara detail pemerintah harus keluar berapa, tetapi saya melihat, kalau saya melihat, pemerintah enggak akan keluar lebih dari Rp 100 triliun," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas pemindahan ibu kota di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Baca juga: Jokowi: Ibu Kota Baru Ramah Pejalan Kaki, Dekat dengan Alam

Jokowi menyebut, anggaran negara sekitar 100 triliun itu akan digunakan untuk membangun infrastruktur dasar.

Selain itu, dana tersebut akan digunakan untuk membangun Istana Presiden dan gedung-gedung pemerintahan.

"Di luar itu baru kita berikan baik kepada proses PPP (Public Private Partnership/Kerjasama Pemerintah Badan Usaha) atau dikerjakan oleh investasi," kata Jokowi.

Jokowi menyebut, proyek ibu kota baru di Kutai Kartanegara-Penajam Passer Utara ini akan seluas 256.000 hektar.

Namun, yang akan digunakan seluas 56.000 hektar. Sementara itu, kawasan inti ibu kota seluas 5.600 hektar.

"Ini masalah lahan Pak Menteri BPN, Menteri LHK segera dirampungkan, difinalkan, sehingga nanti arsitek designer, urban planner-nya bisa masuk dan bisa menyelesaikan desainnya," kata dia.

Baca juga: Putra Mahkota Abu Dhabi Jadi Ketua Dewan Pengarah Ibu Kota Baru, Siapa Saja Anggotanya?

 Jokowi juga meminta jajarannya segera mempercepat penyusunan regulasi ibu kota baru sehingga bisa segera diajukan ke DPR.

Demikian juga dengan pembentukan Badan Otorita ibu kota baru, Jokowi meminta segera dirampungkan.


 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X