Bertemu Partai Koalisi, Jokowi Bahas Masalah Jiwasraya dan Asabri

Kompas.com - 14/01/2020, 22:38 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 1 PDI-P di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jumat (10/1/2020). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 1 PDI-P di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jumat (10/1/2020).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo bertemu dengan pimpinan partai politik koalisi pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Dalam pertemuan tertutup itu, Jokowi membicarakan sejumlah hal, termasuk masalah keuangan di tubuh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero).

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny Gerard Plate yang ikut dalam pertemuan itu mengatakan, Jokowi memiliki semangat untuk menyelesaikan masalah Jiwasraya.

Jokowi memaparkan kepada koalisi bagaimana pemerintah menyelesaikan masalah gagal bayar yang membelit perusahaan pelat merah.

"Untuk bagaimana di-handle dan diatasi. Presiden punya semangat untuk menyelesaikan masalah yang sudah lama ini, harus diselesaikan dengan cara baik," kata Plate saat dihubungi wartawan selepas pertemuan. 

Baca juga: Kejaksaan Agung Tahan 5 Tersangka Kasus Jiwasraya Selama 20 Hari ke Depan

Dalam menyelesaikan masalah Jiwasraya ini, kata Plate, Jokowi memberikan perlindungan kepada para pemegang polis, khususnya rakyat kecil.

Plate menyebut Jokowi juga membahas masalah yang terjadi di PT Asabri (Persero). Jokowi, kata dia, juga ingin masalah tersebut bisa diselesaikan dengan baik.

"Semangat menyelesaikan dengan baik itu ada. Cara penyelesaian itu perlu dilakukan dengan tepat," ujar Plate. 

Selain kedua masalah yang menjerat perusahaan pelat merah itu, Plate menyebut Jokowi juga turut menyampaikan soal RUU Omnibus Law tentang Cipta Lapangan Kerja dan Perpajakan serta RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP).

Selain itu, Jokowi menjelaskan perkembangan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur.

"Kesiapan Indonesia terkait dengan pindahnya ibu kota. Itu bukan saja pindah secara fisik, tapi juga transformasi, termasuk juga transformasi ekonomi," ujar Plate yang juga Menkominfo ini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X