Reformasi Birokrasi Bukan Perkara Mudah, Wapres Ungkap Kendalanya

Kompas.com - 14/01/2020, 18:58 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (26/12/2019) KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMWakil Presiden Maruf Amin di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (26/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai, upaya mereformasi birokrasi bukan perkara mudah. Ma'ruf menyatakan, ada banyak tantangan dalam upaya menjalankan reformasi birokrasi.

Wapres mengatakan, tantangan pertama saat ini ialah merubah struktur birokrasi agar tak terlalu banyak pejabat struktural.

Melalui perampingan birokrasi, pemerintah berupaya menghapus struktur eselon 3 dan 4 menjadi pejabat fungsional.

Baca juga: Pilkada 2020, Gerindra Buka Kemungkinan Usung Menantu Jokowi dan Anak Maruf Amin

"Salah satu menjadi tugas Menpan RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) yaitu melakukan perubahan dari struktural menjadi fungsional," ujar Ma'ruf di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

"Ini juga bukan masalah gampang saya kira. Dituntut maksudnya supaya lebih efisien dan lebih efektif kerja sehingga tidak banyak struktural tapi lebih banyak pada fungsional," kata dia.

Tak berhenti di situ, Ma'ruf mengatakan, efisiensi birokrasi juga membutuhkan ASN yang memiliki kompetensi tinggi. Kompetensi tinggi mutlak dimiliki oleh ASN di era industri 4.0.

Baca juga: Putri Maruf Amin hingga Menantu Jokowi Temui Prabowo Minta Dukungan untuk Pilkada

Sebab, lanjut Ma'ruf, pada era industri 4.0, masyarakat membutuhkan layanan yang serba cepat dan tepat. Hal itu membutuhkan para ASN yang tidak gagap teknologi dan mampu merespons cepat kebutuhan publik.

"Kita memang ingin mendorong agar kerja ASN ini lebih baik pada masa yang akan datang dan mampu merespons berbagai tantangan terutama di era 4.0 ini sehingga dituntut memberikan pelayanan yang terbaik," ujar Wapres.

"Karena memang ada kesan seakan birokrasi kita itu tidak atau belum mampu merespons, atau ada kelambatan, ketidaksiapan terhadap tuntutan yang ada," kata Ma'ruf.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Instruksikan Sosialisasi New Normal secara Masif

Jokowi Instruksikan Sosialisasi New Normal secara Masif

Nasional
Angka Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Gugus Tugas Kirim Mobil Lab

Angka Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Gugus Tugas Kirim Mobil Lab

Nasional
Fraksi PKS Menilai Rencana New Normal Terlalu Dini, Ini Alasannya

Fraksi PKS Menilai Rencana New Normal Terlalu Dini, Ini Alasannya

Nasional
RSD Wisma Atlet Tangani 851 Pasien Positif Covid-19

RSD Wisma Atlet Tangani 851 Pasien Positif Covid-19

Nasional
Lindungi Tenaga Medis, UI Kembangkan Bilik Tes 'Swab'

Lindungi Tenaga Medis, UI Kembangkan Bilik Tes "Swab"

Nasional
Jubir Pemerintah: Upaya Penemuan Vaksin Covid-19 Belum Berhasil

Jubir Pemerintah: Upaya Penemuan Vaksin Covid-19 Belum Berhasil

Nasional
Profil Iman Brotoseno, Sutradara Film yang Jadi Dirut TVRI Gantikan Helmy Yahya

Profil Iman Brotoseno, Sutradara Film yang Jadi Dirut TVRI Gantikan Helmy Yahya

Nasional
UPDATE 26 Mei: 415 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Tertinggi, hingga 27 Pasien Meninggal

UPDATE 26 Mei: 415 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Tertinggi, hingga 27 Pasien Meninggal

Nasional
Saat Pemerintah Persiapkan Fase New Normal di Tengah Pandemi Covid-19

Saat Pemerintah Persiapkan Fase New Normal di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Mahfud Dapat Meme 'Corona is Like Your Wife' dari Luhut, Apa Artinya?

Mahfud Dapat Meme "Corona is Like Your Wife" dari Luhut, Apa Artinya?

Nasional
Ini Indikator Daerah Siap Terapkan New Normal Menurut Gugus Tugas Covid-19

Ini Indikator Daerah Siap Terapkan New Normal Menurut Gugus Tugas Covid-19

Nasional
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Pemerintah Siapkan 2 Menara di Wisma Karantina Pademangan

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Pemerintah Siapkan 2 Menara di Wisma Karantina Pademangan

Nasional
Mahfud MD: Kematian akibat Kecelakaan Lalu Lintas 9 Kali Lebih Banyak dari Corona

Mahfud MD: Kematian akibat Kecelakaan Lalu Lintas 9 Kali Lebih Banyak dari Corona

Nasional
Cegah Covid-19, Mesir Tak Gelar Shalat Idul Fitri di Masjid atau Lapangan

Cegah Covid-19, Mesir Tak Gelar Shalat Idul Fitri di Masjid atau Lapangan

Nasional
Kasus Covid-19 Turun 5 Hari Berturut-turut, Puncak Pandemi Sudah Lewat?

Kasus Covid-19 Turun 5 Hari Berturut-turut, Puncak Pandemi Sudah Lewat?

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X