Sidak Layanan, Ombudsman Temukan Mobil Damkar Kurang Terawat dan Petugas Minim

Kompas.com - 14/01/2020, 17:15 WIB
Konferensi pers Ombudsman terkait hasil sidak saat libur natal dan tahun baru, Selasa (14/1/2020) KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANKonferensi pers Ombudsman terkait hasil sidak saat libur natal dan tahun baru, Selasa (14/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ombudsman Republik Indonesia melakukan sidak di 3 tempat pelayanan pemadam kebakaran (Damkar) saat masa liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Tiga tempat pelayanan pemadam kebakaran itu yakni Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pemadam Kebakaran Pajajaran Kota Bogor, dan Unit Damkar pada BPBD Kota Tangerang.

"Di Kota Depok, temuan diapresiasi adalah petugas siap siaga, merespons nomor panggilan darurat dengan baik dan cepat, terdapat alarm di pos jaga. Kemudian dalam simulasi kebakaran, petugas memenuhi response time minimal dalam persiapan keberangkatan," kata anggota Ombudsman, Ninik Rahayu di Kantor Ombudsman, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Meski demikian, Ombudsman memandang koordinasi pusat Damkar dengan setiap unit melalui radio CB belum optimal, jumlah alat pengaman diri belum mencukupi, alat dan mobil pemadam kebakaran kurang terawat, serta petugas kurang mendapatkan pelatihan dan pengembangan kompetensi.

Baca juga: Sidak 4 RSUD, Ombudsman Temukan Fasilitas Tak Memadai hingga Jumlah Dokter Minim

Di UPTD Pajajaran Kota Bogor, temuan yang diapresiasi Ombudsman sama dengan di Kota Depok.

Ombudsman juga mengapresiasi 98 dari 100 petugas Damkar berstatus pegawai negeri sipil. Hanya dua petugas yang berstatus kontrak.

Sementara itu, Ombudsman masih menemukan kekurangan, seperti jumlah petugas kurang memadai, mobil pemadam kebakaran ada yang tidak berfungsi, alat perlindungan diri kurang memadai dan belum terkoneksi dengan layanan call center 112.

Di Unit Damkar BPBD Kota Tangerang, Ombudsman menemukan tidak ada alarm di pos jaga, status pegawai Damkar masih didominasi pegawai kontrak dan tidak ada perbedaan upah pegawai kontrak bagi petugas baru dan lama.

Apresiasi Ombudsman terhadap Unit Damkar BPBD Kota Tangerang yakni terkait petugas yang siap siaga, merespons panggilan darurat dengan baik dan cepat, mendapatkan pelatihan dan pengembangan kompetensi yang cukup, serta memenuhi waktu respons minimal dalam persiapan keberangkatan.

"Kami berharap kepala dinas terkait memerhatikan dan mengoptimalkan penerapan standar pelayanan minimum pada penyelenggaraan pemadam kebakaran," kata dia. 

Baca juga: Sulit Evakuasi Saat Banjir, Wali Kota Jakbar Usul Dinas Damkar Beli Perahu Karet Kecil

Selain itu, kata Ninik, Ombudsman menyarankan kepala daerah setempat untuk memperhatikan status kepegawaian petugas Damkar, peningkatan kompetensi, kelengkapan dukungan alat pelindung diri, armada hingga alat komunikasi petugas Damkar.

"Ditjen BAK Kemendagri juga agar menyusun evaluasi kelembagaan urusan kebakaran daerah guna perbaikan penyelenggaraan minimum pelayanan pemadam kebakaran," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saling Sindir PSI-Gubernur DKI Dinilai “Drama Turki” untuk Sukseskan Anies Maju di Pilpres 2024

Saling Sindir PSI-Gubernur DKI Dinilai “Drama Turki” untuk Sukseskan Anies Maju di Pilpres 2024

Nasional
Kemenkes Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 akibat Peningkatan Mobilitas dan Penurunan Kepatuhan Prokes Pascalibur Akhir Tahun

Kemenkes Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 akibat Peningkatan Mobilitas dan Penurunan Kepatuhan Prokes Pascalibur Akhir Tahun

Nasional
Kemenkes: Kasus Omicron Paling Banyak Berasal dari Arab Saudi, Terutama Pekerja Migran

Kemenkes: Kasus Omicron Paling Banyak Berasal dari Arab Saudi, Terutama Pekerja Migran

Nasional
Kemenkes: Kasus Omicron Bertambah Jadi 1.161 Pada 21 Januari 2022

Kemenkes: Kasus Omicron Bertambah Jadi 1.161 Pada 21 Januari 2022

Nasional
Kapan Pasien Omicron Boleh Pulang dari RS dan Isolasi di Rumah?

Kapan Pasien Omicron Boleh Pulang dari RS dan Isolasi di Rumah?

Nasional
Satuan Baru TNI, Koarmada dan Koopsudnas Resmi Dibentuk

Satuan Baru TNI, Koarmada dan Koopsudnas Resmi Dibentuk

Nasional
Minus Ahok, Ini 4 Calon Pemimpin Ibu Kota 'Nusantara' yang Bisa Penuhi Kriteria Jokowi

Minus Ahok, Ini 4 Calon Pemimpin Ibu Kota "Nusantara" yang Bisa Penuhi Kriteria Jokowi

Nasional
Polemik Mobil Arteria Dahlan Belum Usai, Ia Diketahui Tunggak Pajak Kendaraan Hingga Rp 10 Juta

Polemik Mobil Arteria Dahlan Belum Usai, Ia Diketahui Tunggak Pajak Kendaraan Hingga Rp 10 Juta

Nasional
Profil Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut yang Kini Jadi Pangkostrad

Profil Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut yang Kini Jadi Pangkostrad

Nasional
Tanggapi RUU BUMDes, Gus Halim: UU Cipta Kerja Sudah Holistik dan Komprehensif

Tanggapi RUU BUMDes, Gus Halim: UU Cipta Kerja Sudah Holistik dan Komprehensif

Nasional
Pasien Omicron Kini Bisa Isolasi di Rumah, Berapa Lama Durasinya?

Pasien Omicron Kini Bisa Isolasi di Rumah, Berapa Lama Durasinya?

Nasional
Menantu Luhut Binsar Pandjaitan, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Pangkostrad

Menantu Luhut Binsar Pandjaitan, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Pangkostrad

Nasional
Gus Halim: Minyak Goreng Satu Harga Penting Demi Wujudkan Desa Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan

Gus Halim: Minyak Goreng Satu Harga Penting Demi Wujudkan Desa Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan

Nasional
Simak Kriteria Pasien Omicron yang Wajib Dirawat di RS dan Boleh Isolasi di Rumah

Simak Kriteria Pasien Omicron yang Wajib Dirawat di RS dan Boleh Isolasi di Rumah

Nasional
Gelombang Ketiga Covid-19 di Depan Mata, Kasus Harian Kembali Catat Rekor

Gelombang Ketiga Covid-19 di Depan Mata, Kasus Harian Kembali Catat Rekor

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.