Megawati: Jika Tidak Siap, Silakan Pergi Keluar dari PDI-P!

Kompas.com - 10/01/2020, 17:49 WIB
Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ( BPIP) Megawati Soekarnoputri memberikan pidato saat Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/hp.

ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIKetua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ( BPIP) Megawati Soekarnoputri memberikan pidato saat Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mempersilakan kadernya untuk meninggalkan PDI-P apabila tidak mau mengikuti instruksi partai.

Hal itu disampaikan Megawati di hadapan kader partainya yang hadir dalam Rakernas sekaligus HUT ke-47 PDI-P di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020).

"Jika tidak siap, silakan kalian pergi, keluar dari PDI-P," ujar Megawati.

Baca juga: Mengenal Harun Masiku, Politisi PDI-P Penyuap Wahyu Setiawan yang Kini Jadi Buron KPK

"Siap atau tidak?," teriak Megawati.

Seluruh kader yang hadir menjawab serempak, "siaap".

"Berani atau tidak?," teriak Megawati lagi.

"Berani!," jawab para kader.

Diketahui, ada sejumlah instruksi partai yang disampaikan langsung oleh Megawati dalam pidatonya.

Baca juga: Kasus Suap Penetapan Anggota DPR PAW, Kado Pahit KPK di HUT PDI-P

Beberapa di antaranya, seluruh kader PDI-P diperintahkan untuk bekerja keras mewujudkan cita-cita rakyat.

Megawati meminta semua jajaran partainya tidak berhitung untung rugi kerja politik, ataupun mencari keuntungan pribadi.

"Jangan sekali-sekali punggungi rakyat, jangan berhitung untung rugi bagi kerja politik, jangan mencari keuntungan pribadi atau kelompok dari tugas ideologis ini," ujar dia.

Baca juga: Jokowi hingga Para Menteri Hadiri Rakernas PDI-P

Megawati menegaskan, dirinya tidak akan melindungi kader yang tidak mau mengikuti instruksi partai.

Sebaliknya, ia mengaku bakal terus mengingatkan para kader supaya sadar terhadap tugas ideologi PDI-P.

"Saya tidak akan melindungi kader yang tidak taat terhadap instruksi partai. Saya akan menggebrak hal yang seperti biasanya berkali-kali agar sadar terhadap tugas ideologi kita," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X