Stafnya Diduga Terjaring OTT KPK, Hasto: Saya Tak Tahu karena Sedang Diare

Kompas.com - 09/01/2020, 19:14 WIB
Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto di JIExpo, Kemayoran, Jakarta KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMSekjen PDI-P Hasto Kristiyanto di JIExpo, Kemayoran, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto menyatakan tak mengetahui keberadaan stafnya yang berinisial D dan S yang diduga terlibat dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Hal itu disampaikan Hasto saat ditanya keberadaan stafnya yang diduga terjaring dalam OTT yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya tidak mengetahui karena sakit diare tadi. Sehingga dalam konteks seperti ini kami fokus dalam persiapan HUT PDI-P ke 47 dan Rakernas yang pertama," kata Hasto di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Baca juga: Djarot Akui Ada Kader PDI-P Ikut Terjerat OTT Wahyu Setiawan

Diberitakan sebelumnya, dua staf Hasto itu diduga terjaring dalam OTT KPK tersebut. Hasto menyatakan belum mengetahui tentang kabar itu.

Lebih lanjut ia mengatakan, nantinya KPK akan merilis informasi secara lengkap sehingga ia meminta publik bersabar.

Hasto kemudian menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab atas semua pembinaan kader PDI-P dan selalu menekankan agar semua kader tidak melanggar hukum.

Baca juga: Hasto Bantah Ada Penggeledahan dan Penyegelan KPK di DPP PDI-P

"KPK akan menyampaikan press rilis terkait hal tersebut dan kami menunggu dan untuk itu mari kita lihat bahwa upaya yang dilakukan KPU dan KPK merupakan hal yang positif," ujar Hasto.

"Dan kemudian saya sebagai sekjen tentu saja bertanggung jawab terhadap pembinaan seluruh anggota partai dan kader partai," lanjut dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Glenn Fredly dan Keberpihakannya pada Keluarga Korban Pelanggaran HAM

Glenn Fredly dan Keberpihakannya pada Keluarga Korban Pelanggaran HAM

Nasional
Kamis Malam Ini, PBNU Gelar Doa Bersama dan Pertobatan Global secara Online

Kamis Malam Ini, PBNU Gelar Doa Bersama dan Pertobatan Global secara Online

Nasional
Komnas HAM Minta Pemerintah Lebih Gencar Sosialisasi Pemakaman Jenazah Covid-19

Komnas HAM Minta Pemerintah Lebih Gencar Sosialisasi Pemakaman Jenazah Covid-19

Nasional
Kebutuhan Sangat Tinggi, Kemenkes Berharap Ketersediaan APD Tetap Terjaga Selama Pandemi Covid-19

Kebutuhan Sangat Tinggi, Kemenkes Berharap Ketersediaan APD Tetap Terjaga Selama Pandemi Covid-19

Nasional
UPDATE 9 April: Bertambah 16, RSD Wisma Atlet Rawat 334 Pasien Covid-19

UPDATE 9 April: Bertambah 16, RSD Wisma Atlet Rawat 334 Pasien Covid-19

Nasional
Polri Imbau Pelaku Usaha APD Patuhi Undang-undang atau Terancam Pidana

Polri Imbau Pelaku Usaha APD Patuhi Undang-undang atau Terancam Pidana

Nasional
Glenn Fredly dan Jejak Langkahnya Perjuangkan Hak Asasi Manusia...

Glenn Fredly dan Jejak Langkahnya Perjuangkan Hak Asasi Manusia...

Nasional
Fokus TNI AU hingga 2024, Melengkapi Alutsista dan Pengembangan Organisasi

Fokus TNI AU hingga 2024, Melengkapi Alutsista dan Pengembangan Organisasi

Nasional
Rayakan HUT TNI AU Terakhir sebagai Prajurit Aktif, Ini Pesan KSAU untuk Generasi Penerus

Rayakan HUT TNI AU Terakhir sebagai Prajurit Aktif, Ini Pesan KSAU untuk Generasi Penerus

Nasional
KSAU Sebut Perayaan HUT ke-74 TNI AU Digelar Sederhana

KSAU Sebut Perayaan HUT ke-74 TNI AU Digelar Sederhana

Nasional
Menag: Jemaah Harus Lunasi Dana Haji 2020, Bisa Diambil jika Tak Jadi

Menag: Jemaah Harus Lunasi Dana Haji 2020, Bisa Diambil jika Tak Jadi

Nasional
Mendagri Bentuk Gugus Tugas untuk Cegah Penularan Covid-19 di Perbatasan

Mendagri Bentuk Gugus Tugas untuk Cegah Penularan Covid-19 di Perbatasan

Nasional
Dalam Dua Pekan Terakhir, Polri Sebut Kejahatan Turun 11,03 Persen

Dalam Dua Pekan Terakhir, Polri Sebut Kejahatan Turun 11,03 Persen

Nasional
MUI Usul Istigasah dan Dzikir Nasional Tangkal Corona secara Online

MUI Usul Istigasah dan Dzikir Nasional Tangkal Corona secara Online

Nasional
Kemenkes: RS Perlu Patuhi 4 Pedoman Pemilihan APD untuk Tenaga Kesehatan

Kemenkes: RS Perlu Patuhi 4 Pedoman Pemilihan APD untuk Tenaga Kesehatan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X