Saksi Sebut Ada Risiko Karier Dihambat jika Tak Ikuti Arahan Anak Buah Wawan

Kompas.com - 09/01/2020, 18:37 WIB
Sidang pemeriksaan saksi untuk terdakwa Tubagus Chaeri Wardana, Kamis (9/1/2020) KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANSidang pemeriksaan saksi untuk terdakwa Tubagus Chaeri Wardana, Kamis (9/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan anggota panitia pengadaan di Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ferga Andriyana mengatakan, ada risiko mutasi jabatan dan jenjang karier dihambat jika panitia pengadaan tak mengikuti arahan dari anak buah Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, Dadang Prijatna.

Hal itu disampaikan Ferga saat bersaksi untuk Wawan.

Wawan merupakan terdakwa dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan Puskesmas Kota Tangerang Selatan pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2012; alat kedokteran rumah sakit rujukan Provinsi Banten pada APBD dan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2012 dan pencucian uang.

"Ya, seringkali Pak Djadja (mantan Kepala Dinas Kesehatan) berkata ke saya dan tim lain bahwa saya harus ikuti arahan Pak Dadang. Kalau tidak risikonya pertama akan dimutasi, dan kedua akan dihambat jenjang kariernya. Seperti itu, Pak," kata Ferga di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Baca juga: Saksi Mengaku Panitia Pengadaan Harus Ikuti Arahan dari Anak Buah Wawan

Dengan demikian, kata Ferga, panitia pengadaan terkait pekerjaan konstruksi dan jasa konsultasi pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten tahun 2012 itu harus taat kepada arahan Dadang Prijatna.

Ferga menyatakan, panitia pengadaan juga tidak bisa mengelak atau mempertanyakan arahan Dadang tersebut.

"Pak Djadja selalu mengingatkan saya beserta tim untuk mengikuti arahan dari Pak Dadang. Dia (Dadang) setahu saya anak buah, atau karyawan Pak Wawan," kata dia.

Menurut Ferga, Dadang berperan dalam mengkoordinasikan 35 paket pekerjaan di Dinas Kesehatan yang mencapai Rp 120 miliar itu.

"Karena beliau yang mengarahkan kami paket-paket mana saja yang akan dilelangkan, metodenya seperti apa, jadwalnya seperti apa," ujar dia.

Baca juga: Saksi Mengaku Diminta Teken Pernyataan untuk Loyal terhadap Wawan

Ia memaparkan, biasanya proses teknis pelelangan akan dibahas bersama Dadang. Mulai dari penyusunan dokumen, spesifikasi hingga menentukan jadwal lelang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X