PKB Tunggu Keterangan Resmi KPK Terkait Status Hukum Bupati Sidoarjo

Kompas.com - 08/01/2020, 14:35 WIB
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah (kedua kanan) berjalan saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/1/2020). Bupati Sidoarjo Saiful Ilah beserta beberapa orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan KPK yang diduga terkait pengadaan barang dan jasa. ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj. *** Local Caption ***  ANTARA FOTO/RENO ESNIRBupati Sidoarjo Saiful Ilah (kedua kanan) berjalan saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/1/2020). Bupati Sidoarjo Saiful Ilah beserta beberapa orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan KPK yang diduga terkait pengadaan barang dan jasa. ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj. *** Local Caption ***

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) Hasanuddin Wahid mengaku, sudah mendapatkan informasi terkait Bupati Sidoarjo Saiful Ilah yang ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/1/2020).

Hasanuddin mengatakan, PKB menunggu keterangan resmi KPK terkait dugaan detail penangkapan Saiful.

"Kita tunggu keterangan resmi dari KPK, baru nanti PKB akan menjelaskan semuanya," kata Hasanuddin di Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Rabu (8/1/2020).

Baca juga: Terjaring OTT KPK, Bupati Sidoarjo: Aku Dewe Enggak Eruh, Kok

Terkait sanksi yang bisa dijatuhkan kepada Saiful, Hasanuddin mengatakan, itu sudah diatur di internal partai.

Hasanuddin menuturkan, sanksi baru akan dipertimbangkan setelah KPK menyampaikan keterangan resmi soal kasus yang menjerat Saiful.  

"Ya itu sudah ada aturan mainnya di internal kita. Jadi, kita tunggu resmi dari KPK baru kita sampaikan statement kita yang resmi terkait statusnya dan sebagainya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Saiful ditangkap dalam operasi tangkap tangan KPK di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK, Mahfud: Bagus, Tidak Ada yang Berubah!

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menuturkan, ada sekitar enam orang yang ikut terjaring OTT tersebut. Mereka yang ditangkap sedang diperiksa.

"Tapi pagi tadi sudah dibawa ke Jakarta semua mungkin lebih enam orang dibawa ke Jakarta," ujar Lili.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X