KY Apresiasi Penangkapan Pembunuh Hakim PN Medan

Kompas.com - 07/01/2020, 18:03 WIB
Sumartoyo, Ketua Bidang SDM Advokasi Hukum Penelitian dan Pengembangan KY saat ditemui di Medan, Selasa (29/8/2017) KOMPAS.com / Mei LeandhaSumartoyo, Ketua Bidang SDM Advokasi Hukum Penelitian dan Pengembangan KY saat ditemui di Medan, Selasa (29/8/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Yudisial ( KY) Bidang Sumber Daya Manusia, Advokasi, Hukum, Penelitian dan Pengembangan Sumartoyo mengapresiasi upaya polisi yang telah menangkap tiga pelaku pembunuhan hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin (55).

"Kami mengapresiasi kerja tuntas Polda Sumatera Utara yang dengan cepat mampu menemukan pelaku pembunuh hakim Jamaluddin," kata Sumartoyo dalam keterangan tertulis, Selasa (7/1/2020).

Meski demikian, Sumartoyo mengatakan, bidang advokasi KY tidak dapat terlibat terlalu jauh terkait kasus ini.

Baca juga: Polri: Istri Hakim PN Medan Suruh 2 Orang untuk Bunuh Suaminya

Sebab, kasus ini sudah bersinggungan dengan ranah privat hakim PN Medan itu.

KY menghormati proses hukum yang berlangsung oleh pihak kepolisian.

"Bidang advokasi KY tidak dapat terlalu jauh masuk ke ranah persoalan privat rumah tangga hakim selaku korban," kata dia.

Diberitakan, informasi penangkapan itu disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Kapolda Sebut Pembunuhan Hakim PN Medan Tak Terkait Kasus yang Ditangani

"Kemarin Polda Sumatera Utara yang mem-back up Polrestabes Medan berhasil menangkap pelakunya. Ada tiga pelaku," kata dia.

Namun, ia belum merinci kapan dan di mana penangkapan tersebut dilakukan.

Tiga pelaku itu terdiri dari istri korban yang berinisial ZH beserta dua orang suruhannya, yaitu JB dan R.

Selebihnya mengenai penangkapan ini, kata Argo, akan dirilis pihak Polda Sumatera Utara yang menangani kasus tersebut.

Baca juga: Polisi Tangkap 3 Pembunuh Hakim PN Medan, Salah Satunya Sang Istri

"Yang lain, motif dan sebagainya nanti dari polda dan Polrestabes Medan," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Jamaluddin ditemukan tewas di area kebun sawit di Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang pada Jumat (29/11/2019).

Saat ditemukan, jenazah Jamaluddin berada di kursi belakang sopir.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 5 Agustus: Tambah 1.839, Kasus Sembuh dari Covid-19 Capai 73.889

UPDATE 5 Agustus: Tambah 1.839, Kasus Sembuh dari Covid-19 Capai 73.889

Nasional
Soal Obat Covid-19, IDI: BPOM yang Harus Jadi Rujukan

Soal Obat Covid-19, IDI: BPOM yang Harus Jadi Rujukan

Nasional
BPBD: Kasus Covid-19 di Sumatera Utara Semakin Naik

BPBD: Kasus Covid-19 di Sumatera Utara Semakin Naik

Nasional
UPDATE: Bertambah 1.815, Total Ada 116.871 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 1.815, Total Ada 116.871 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Masif Lakukan Pemeriksaan Kasus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Lakukan Dua Strategi Ini

Masif Lakukan Pemeriksaan Kasus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Lakukan Dua Strategi Ini

Nasional
Turunkan Angka Stunting, Mensos Usul Tambah Susu di Kartu Sembako

Turunkan Angka Stunting, Mensos Usul Tambah Susu di Kartu Sembako

Nasional
Terungkap, Ribuan WNI Migran di Malaysia Diperlakukan Tak Manusiawi

Terungkap, Ribuan WNI Migran di Malaysia Diperlakukan Tak Manusiawi

Nasional
Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr, Pengamat: Biasanya yang Kritik Pemerintah Tersingkir

Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr, Pengamat: Biasanya yang Kritik Pemerintah Tersingkir

Nasional
Soal Klaim Obat Covid-19 Hadi Pranoto, IDI: Tak Sesuai Keilmuan Pakar Kesehatan

Soal Klaim Obat Covid-19 Hadi Pranoto, IDI: Tak Sesuai Keilmuan Pakar Kesehatan

Nasional
Sorot Pengelolaan Rusun oleh Pengembang, Ombudsman Sebut Ada Potensi Malaadministrasi

Sorot Pengelolaan Rusun oleh Pengembang, Ombudsman Sebut Ada Potensi Malaadministrasi

Nasional
Dinkes DKI: Positivity Rate Covid-19 di DKI Lampaui Batas WHO

Dinkes DKI: Positivity Rate Covid-19 di DKI Lampaui Batas WHO

Nasional
Cornelis Lay Tutup Usia, PDI-P Nilai Pemikirannya Akan Terus Bersemi

Cornelis Lay Tutup Usia, PDI-P Nilai Pemikirannya Akan Terus Bersemi

Nasional
Ma'ruf Amin: Fatwa MUI Terkait Covid-19 Relevan Jadi Pedoman Pemerintah

Ma'ruf Amin: Fatwa MUI Terkait Covid-19 Relevan Jadi Pedoman Pemerintah

Nasional
Wapres Sebut Kebijakan Pemerintah Tanggulangi Covid-19 Tak Bermanfaat Jika Masyarakat Tak Patuh

Wapres Sebut Kebijakan Pemerintah Tanggulangi Covid-19 Tak Bermanfaat Jika Masyarakat Tak Patuh

Nasional
Akan Ada SKB, ASN Tak Netral yang Belum Disanksi Terancam Diblokir Datanya

Akan Ada SKB, ASN Tak Netral yang Belum Disanksi Terancam Diblokir Datanya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X