Kemendagri Stok Satu Juta Keping Blangko E-KTP, Masyarakat Diminta Tak Khawatir Kehabisan

Kompas.com - 07/01/2020, 16:22 WIB
Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh saat ditemui wartawan di kantornya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariDirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh saat ditemui wartawan di kantornya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) menyebutkan, pihaknya memiliki stok satu juta keping blangko KTP elektronik.

Sebab stok yang masih banyak, maka masyarakat yang menjadi korban banjir di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat agar tak segan mengajukan penggantian dokumen kependudukannya yang rusak.

"Blangko kami sekarang lebih dari 1 juta keping tersedia di gudang. Jadi bagi masyarakat yang KTP el-nya belum jadi, hilang atau rusak segera menghubungi Dinas Dukcapil setempat dan Dinas Dukcapil yang blangkonya habis untuk segera mengambil ke kantor pusat," ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di kantornya, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Kemendagri Tak Beri Batas Waktu Penggantian Dokumen Kependudukan Korban Banjir

Zudan juga memastikan, lelang blangko KTP elektronik untuk tahun 2020 sudah selesai.

Dengan demikian, tak perlu ada kekhawatiran bagi masyarakat yang ingin mengganti KTP elektroniknya.

Apalagi untuk penggantian ini, dokumen yang diajukan bisa cepat jadi cukup dengan menyebutkan nama atau nomor induk kependudukan (NIK) atau memindai sidik jari.

"Tidak ada syarat apapun. Tanpa pengantar RT/RW, gratis dan tidak perlu pengantar dari kepolisian," kata dia.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X