Pemkot Bekasi Prioritaskan Buka Jalur di Jalan Perumahan Pondok Gede Permai

Kompas.com - 04/01/2020, 14:03 WIB
Sejumlah petugas Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah membersihkan puing banjir di Jalan Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kelurahan Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, Sabtu (4/1/2020). KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYASejumlah petugas Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah membersihkan puing banjir di Jalan Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kelurahan Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, Sabtu (4/1/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi hari ini memprioritaskan membuka jalur utama di Jalan Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kelurahan Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, setelah sebelumnya sempat terendam banjir.

Pemerintah setempat mengerahkan sejumlah alat berat guna membersihkan puing dan lumpur yang tercecar di jalan utama PGP, antara lain 1 excavator, 3 tanki penyemprot air dengan kapasitas 8 ribu liter, dan 10 mobil Dinas Kebersihan Kota Bekasi.

"Kami sudah sejak pukul 07.00 WIB, terjun. Prioritas kami membersihkan jalanan supaya jalurnya kebuka, sebelumnya sempat terendam banjir," ujar Koordinator Alat Berat UPTD BMSDA Jatiasih, Toni (49) di lokasi, Sabtu (4/1/2020).

Baca juga: Dilihat dari Jumlah Pengungsi, Kota Bekasi Terdampak Banjir Paling Parah

Toni menjelaskan, dalam penanganan jalur utama, pihaknya menerjunkan sedikitnya sekitar 30 petugas. Mereka ditugaskan untuk mengembalikan jalur agar warga bisa mengakses lokasi.

Pantauan Kompas.com, sejumlah petugas berpakaian warna oren dan biru membersihkan puing-puing yang berserak di tepi jalan utama sepanjang 500 meter. Puing tersebut ditempatkan di truk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Petugas juga sesekali memberlakukan sistem buka tutup bagi pengendara yang mengarah ke dalam perumahan. Hal itu dilakukan agar jalan tak mengalami kemacetan.

Sementara itu, petugas dari Dinas Kebersihan Kota Bekasi lalu lalang membawa puing banjir dari lokasi ke TPST Bantargebang.

"Kita bawa ke TPST Bantargebang, hanya sampah-sampahnya," kata Kepala UPTD Kebersihan Jatiasih, Ombod (53).

Baca juga: BNPB: Sejumlah Wilayah Jabodetabek Masih Tergenang Banjir, Kota Bekasi Tertinggi

Ombod menargetkan pembukaan akses jalan utama ditargetkan rampung pada hari ini. Sehingga, pada hari berikutnya petugas dapat mengalihkan pembersihan di gang-gang perumahan warga.

"Besok ke gang," terang dia.

Sebelumnya, Perumahan PGP menjadi wilayah yang paling parah terendam banjir pada pertengahan pekan ini. Tinggi banjir mencapai sekitar 5 meter.

Akibatnya, rumah warga umumnya terendam, bahkan puluhan mobil turut ringsek akibat derasnya arus banjir di lokasi tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Nasional
Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Nasional
Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Nasional
Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Nasional
Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Nasional
WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

Nasional
Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Nasional
Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Nasional
Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Nasional
UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

Nasional
UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

Nasional
UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

Nasional
Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani 'Overhaul', KSAL: Hasilnya Bagus

Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani "Overhaul", KSAL: Hasilnya Bagus

Nasional
UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.