Imbas Hujan Deras di Jakarta, Jalan Menuju PN Jakpus Tergenang Air

Kompas.com - 02/01/2020, 12:17 WIB
Akses jalan menuju Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tampak tergenang dengan kisaran tinggi genangan dari mata kaki hingga mencapai lutut orang dewasa. Pantauan Kompas.com, Kamis (2/1/2020) per pukul 10.56 WIB, genangan mulai tampak di titik perempatan Jalan Bungur Raya, Jalan Gunung Sahari V, dan Jalan Garuda. KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANAkses jalan menuju Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tampak tergenang dengan kisaran tinggi genangan dari mata kaki hingga mencapai lutut orang dewasa. Pantauan Kompas.com, Kamis (2/1/2020) per pukul 10.56 WIB, genangan mulai tampak di titik perempatan Jalan Bungur Raya, Jalan Gunung Sahari V, dan Jalan Garuda.

JAKARTA, KOMPAS.com - Akses jalan menuju Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat tampak terendam air dengan kisaran tinggi genangan sekitar 20 hingga 50 sentimeter.

Pantauan Kompas.com, Kamis (2/1/2020) pukul 11.47 WIB, genangan tampak di titik perempatan Jalan Bungur Raya, Jalan Gunung Sahari V, dan Jalan Garuda.

Di titik ini, para pengendara motor dan mobil tampak putar balik ke arah stasiun Senen dan ada yang ke arah Jalan Garuda. Kawasan ruko dan gedung kantor di sekitar PN Jakarta Pusat juga tampak tutup.

Baca juga: Banjir Jabodetabek, Ketua DPR : Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab

Salah seorang warga sekitar, Junaidi mengatakan, genangan ini imbas dari hujan deras yang melanda Jakarta pada Rabu (1/1/2020) malam.

"Ini genangan sudah ada mulai malam itu. Saya kebetulan mengontrak di sekitar sini. Di kontrakan saya genangannya segini," kata dia sambil meletakkan salah satu tangannya di dekat lutut.

Warga yang menjual jajanan cilok ini mengatakan, sebelumnya ia juga tidak pernah mendapati genangan air setinggi lutut sejak ia tinggal sekitar lima tahun terakhir di kawasan ini.

"Ini baru pertama kalinya kayak begini," kata dia.

Baca juga: Rutan KPK Sempat Terendam Banjir, Enam Tahanan Dievakuasi

Sementara itu, warga lainnya bernama Imin juga menyebutkan genangan ini mulai ada sejak malam kemarin.

Hal ini juga dinilainya menimbulkan kemacetan di sekitar kawasan Jalan Gunung Sahari dan Jalan Bungur Raya.

"Ini dari malam kemarin, kan belakangan ada hujan deras. Kalau malamnya enggak macet, paginya ini dari pukul 07.00 sudah mulai kelihatan," kata Imin.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Riset Marepus Corner: 5-6 dari 10 Orang Anggota DPR Pengusaha

Riset Marepus Corner: 5-6 dari 10 Orang Anggota DPR Pengusaha

Nasional
Cairan Pembersih yang Jadi Akselerator Kebakaran Kejagung Sudah Dipakai 2 Tahun

Cairan Pembersih yang Jadi Akselerator Kebakaran Kejagung Sudah Dipakai 2 Tahun

Nasional
Pemerintah Dikabarkan Batal Beli Sejumlah Vaksin Covid-19, Ini Kata Satgas

Pemerintah Dikabarkan Batal Beli Sejumlah Vaksin Covid-19, Ini Kata Satgas

Nasional
Faisal Basri: Oligarki Makin Mencengkeram Lewat UU Cipta Kerja

Faisal Basri: Oligarki Makin Mencengkeram Lewat UU Cipta Kerja

Nasional
KPK Akan Dalami Temuan Mendagri soal Dana Rp 252 Triliun Tersimpan di Bank

KPK Akan Dalami Temuan Mendagri soal Dana Rp 252 Triliun Tersimpan di Bank

Nasional
BNPT Harap Masjid Jadi Pertahanan Lawan Radikalisme dan Terorisme

BNPT Harap Masjid Jadi Pertahanan Lawan Radikalisme dan Terorisme

Nasional
Achmad Yurianto Diberhentikan dari Jabatan Dirjen P2P Kemenkes

Achmad Yurianto Diberhentikan dari Jabatan Dirjen P2P Kemenkes

Nasional
Faisal Basri: Investasi di RI Relatif Sudah Besar Tanpa UU Cipta Kerja

Faisal Basri: Investasi di RI Relatif Sudah Besar Tanpa UU Cipta Kerja

Nasional
Rencana Pelibatan TNI Atasi Terorisme Dinilai Kontraproduktif dengan Demokrasi

Rencana Pelibatan TNI Atasi Terorisme Dinilai Kontraproduktif dengan Demokrasi

Nasional
KPK Tahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman

KPK Tahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman

Nasional
Soal Rekening Ratusan Juta Milik Cleaning Service di Kasus Kebakaran Kejagung, Polisi: Tak Ada yang Mencurigakan

Soal Rekening Ratusan Juta Milik Cleaning Service di Kasus Kebakaran Kejagung, Polisi: Tak Ada yang Mencurigakan

Nasional
Kesenjangan Gender Disebut Pengaruhi Tingginya Angka Stunting di Indonesia

Kesenjangan Gender Disebut Pengaruhi Tingginya Angka Stunting di Indonesia

Nasional
Pasal UU Cipta Kerja Dihapus, Pakar Hukum Nilai Aneh Pelanggaran Sangat Terbuka

Pasal UU Cipta Kerja Dihapus, Pakar Hukum Nilai Aneh Pelanggaran Sangat Terbuka

Nasional
Pejabat Pembuat Komitmen Kejagung Ikut Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Utama

Pejabat Pembuat Komitmen Kejagung Ikut Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Utama

Nasional
Wakil Ketua Komisi II Sebut Sosialisasi KPU soal Protokol Kesehatan Belum Maksimal

Wakil Ketua Komisi II Sebut Sosialisasi KPU soal Protokol Kesehatan Belum Maksimal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X