Pemerintah Siapkan Jaringan Telekomunikasi Internal untuk Perlindungan Data

Kompas.com - 30/12/2019, 12:46 WIB
Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate di Jalan Bango I, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (25/12/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariSekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate di Jalan Bango I, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (25/12/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah menyiapkan jaringan telekomunikasi internal antar kementerian dan lembaga negara untuk perlindungan data pemerintahan.

Jaringan tersebut dinamai Jaringan Aman Mandiri (JAM).

Hal itu dibahas dalam pertemuan antara Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo) Johny G Plate, dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (30/12/2019).

Baca juga: Marak Terjadi Kejahatan Siber, Polri Dukung RUU Perlindungan Data Pribadi

"Jadi tadi pertemuan koordinasi ada dari Menko (Polhukam), Kemenhan, Komino, BSSN terkait jaringan telekomunikasi kita. Bagaimana jaringan aman untuk keperluan taktikal, jaringan aman untuk keperluan operasional di luar dari sistem yang sudah ada," kata Johny usai pertemuan.

Ia mengatakan, sedianya jaringan telekomunikasi internal sudah digunakan oleh TNI. Kini, pemerintah hendak mengembangkannya untuk digunakan di kementerian dan lembaga.

Johny mengatakan penggunaan jaringan telekomunikasi internal dapat meningkatkan keamanan data internal pemerintahan.

Baca juga: Pengajuan Draft RUU Perlindungan Data Pribadi Dipastikan Molor

Namun, Johny mengatakan, pembahasan pengadaan jaringan telekomunikasi internal masih tahap awal sehingga membutuhkan waktu untuk mematangkannya.

"Ya kalau JAM kan kalau aman mandiri security kan idealnya buatan sendiri. Kalau belum bisa buatan sendiri gimana untuk menjaga keamanan dan sekuriti negara itu harus diatur dengan baik," lanjut dia.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X