Obituari yang Kekurangan Kata untuk Kong Latip...

Kompas.com - 29/12/2019, 17:44 WIB
Keluarga Moh Latip DOK PRIBADI VIA FB/LATIEF MUHAMMADKeluarga Moh Latip

Enggak langsung dipercaya, itu pasti. Di awal kolaborasi, perintahnya keras, “Sudah, elu kerjakan saja yang gue bilang, selebihnya dari gue.” Hingga, realita mengajukan tuntutan beban kerja lebih banyak dan akhirnya keluar kalimat, “Elu pegang semua ya.”

Kolaborasi berlanjut sampai membentuk sistem kerja content marketing di Kompas.com. Belajar bareng tentang digital marketing untuk native ads di media dalam level advance dan premium.

Buat yang enggak ngerti, kerja kami hanya minum kopi di kantin belakang. Begadangnya enggak ketahuan. Ketambahan, koar-koar Kong Latip sambil nyengir adalah, “Di kantor kok kerja?” 

Dari majalah sampai tujuan curhat

Besar dari lingkungan majalah Matra, Kong Latip adalah segolongan penulis yang ekspresif. Tulisannya soal mewaspadai serangan jantung berdasarkan pengalaman pribadinya sampai di-copy-paste banyak situs web dan blog. Pilihan kata-katanya pun longgar, bahkan “ngehe”.

Baca juga: Awas Maut... Ini Serangan Jantung, Bukan Masuk Angin!

Pengalaman di majalah bersegmen khusus menjadi bekal Mas Latip menyorot isu-isu di balik layar. Pada bulan-bulan isu reguler tak kuat, bukan barang aneh kalau perintahnya adalah menjajal peliputan dan atau model penulisan yang relatif jarang atau bahkan belum ada di Kompas.com.

Bukan Kong Latip juga kalau pekerjaan jadi bikin hidup enggak seru. Nongkrong sambil minum kopi, dengan becandaan ala Warkop dan Benyamin Sueb jadi andalan. Jadul? Memang!

Tapi itu malah uniknya. Terbukti gaya dia yang tak biasa juga bikin banyak orang nyaman numpang curhat, terutama urusan asmara dan relasi personal. Rumah tangganya sering jadi contoh, baik soal masa pacaran maupun lika-liku dialektika ketika sudah menjadi suami istri.

Pujian untuk sang istri jelas enggak ketinggalan, dalam aneka ragam ekspresi yang kadang kala juga satire bahkan sembari tertawa tengil saat mengungkapkannya.

Misal, “Bini gue kalau udah ngomel berisik banget. Gue diem aja lah daripada berantem. Tapi biasanya dia bener. Memang dia ngerti banget gue luar dalam. Pacaran aja berapa kali itu putus nyambung, ya udah ini memang jodoh gue.”

Jadi, kalau lihat Mas Latip sedang bicara serius di pojokan dengan seseorang atau banyak orang, jangan langsung dikira sedang bahas pekerjaan ya. Bisa jadi itu sesi curhat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surabaya Berubah Jadi Zona Oranye, Satgas Sebut Penanganan Kasus Membaik

Surabaya Berubah Jadi Zona Oranye, Satgas Sebut Penanganan Kasus Membaik

Nasional
MAKI Laporkan Dugaan Komunikasi Pejabat Kejagung dengan Djoko Tjandra

MAKI Laporkan Dugaan Komunikasi Pejabat Kejagung dengan Djoko Tjandra

Nasional
Tak Lengkapi Syarat Ini, Sekolah di Zona Hijau dan Kuning Batal Beroperasi

Tak Lengkapi Syarat Ini, Sekolah di Zona Hijau dan Kuning Batal Beroperasi

Nasional
Aturan soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung Akhirnya Dicabut

Aturan soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung Akhirnya Dicabut

Nasional
Di Sidang MK, Pemerintah Bantah Dalil Pemohon Uji Materi UU Penyakit Menular dan UU Karantina Kesehatan

Di Sidang MK, Pemerintah Bantah Dalil Pemohon Uji Materi UU Penyakit Menular dan UU Karantina Kesehatan

Nasional
Komunitas Cuci Darah Tagih Janji DPR, Wakil Ketua Komisi IX: Janji Itu Kami Follow Up

Komunitas Cuci Darah Tagih Janji DPR, Wakil Ketua Komisi IX: Janji Itu Kami Follow Up

Nasional
Pakar: Aturan soal Proses Hukum Jaksa Mesti Seizin Jaksa Agung Harus Ditarik

Pakar: Aturan soal Proses Hukum Jaksa Mesti Seizin Jaksa Agung Harus Ditarik

Nasional
Kasus Proyek Infrastrukur, KPK Dalami Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Kota Banjar

Kasus Proyek Infrastrukur, KPK Dalami Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Kota Banjar

Nasional
Jokowi Minta Masyarakat Patuh Pakai Masker agar Tak Ada Lagi PSBB

Jokowi Minta Masyarakat Patuh Pakai Masker agar Tak Ada Lagi PSBB

Nasional
Komisi Kejaksaan Nilai Jaksa Agung Terkesan Ingin Lindungi Jaksa yang Diduga Bertemu Djoko Tjandra

Komisi Kejaksaan Nilai Jaksa Agung Terkesan Ingin Lindungi Jaksa yang Diduga Bertemu Djoko Tjandra

Nasional
Ancaman Krisis Ekonomi, SBY: Jangan Salahkan Presiden Jokowi

Ancaman Krisis Ekonomi, SBY: Jangan Salahkan Presiden Jokowi

Nasional
Proses Hukum Jaksa Harus Izin Jaksa Agung, Pakar: KUHAP Tak Bisa Dikalahkan Aturan Internal

Proses Hukum Jaksa Harus Izin Jaksa Agung, Pakar: KUHAP Tak Bisa Dikalahkan Aturan Internal

Nasional
Kelompok Buruh dan DPR Sepakat Bentuk Tim Kerja Bahas Klaster Ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja

Kelompok Buruh dan DPR Sepakat Bentuk Tim Kerja Bahas Klaster Ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja

Nasional
Kebebasan Beragama Alami Kesulitan, BPIP Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas

Kebebasan Beragama Alami Kesulitan, BPIP Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas

Nasional
KY: Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc di MA Harus Buat Pakta Integritas untuk Seleksi Tahap II

KY: Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc di MA Harus Buat Pakta Integritas untuk Seleksi Tahap II

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X