Jokowi: Pemenang Desain Ibu Kota Baru Akan Diajak ke Kaltim

Kompas.com - 24/12/2019, 18:04 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019). Jokowi mengaku puas setelah meninjau lokasi tersebut yang nantinya akan dibangun kluster pemerintahan, termasuk Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAYPresiden Joko Widodo meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019). Jokowi mengaku puas setelah meninjau lokasi tersebut yang nantinya akan dibangun kluster pemerintahan, termasuk Istana Kepresidenan.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat atas pemenang desain gagasan ibu kota baru dalam akun Instagram resminya.

Jokowi pun berjanji akan mengajak para pemenang untuk berkunjung langsung ke lokasi ibu kota baru di Penajam Passer Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Para pemenang, juara satu, dua, dan tiga, dalam waktu dekat akan diajak langsung ke lokasi calon ibu kota di Kalimantan Timur," tulis Jokowi di akun Instagram @ jokowi, Selasa (24/12/2019).

"Dengan melihat lokasi, mereka akan mendapatkan pengalaman dan cita rasa terbaik untuk menyusun detail desain dimulai tahun 2020," kata dia.

Baca juga: Alasan Urban+ Jadi Pemenang Desain Sayembara Ibu Kota Negara Menurut Ridwan Kamil

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

755 peserta dari Indonesia dan luar negeri, 292 karya, lima finalis desain ibu kota negara yang cerdas, hijau, indah, modern dan berkelanjutan. Begitu besar antusiasme para desainer dan arsitek untuk ikut mengambil bagian dalam rancang bangun ibu kota negara Indonesia yang baru. Kemarin, pemenangnya telah diputuskan. Desain bertema “Nagara Rimba Nusa” oleh Urban+ terpilih sebagai pemenang pertama sayembara. Sebagai juara kedua adalah desain “The Infinite City”, dan “Kota Seribu Galur” sebagai juara ketiga. Dua finalis lain juga mendapatkan gelar juara harapan I dan harapan II. Dengan terpilihnya para pemenang sayembara desain ibu kota negara, kita telah memiliki bayangan tentang bagaimana rupa ibu kota kita sekian tahun mendatang. Kita akan memulai suatu pekerjaan besar dan mengawali sejarah yaitu memindahkan ibu kota negara Republik Indonesia. Terima kasih kepada seluruh peserta sayembara dan selamat kepada para pemenang.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on Dec 23, 2019 at 9:45pm PST

Jokowi menyebutkan, desain gagasan ibu kota baru ini awalnya diikuti 755 peserta dari Indonesia dan luar negeri.

Setelah melewati seleksi juri, akhirnya pada Senin kemarin pemenangnya telah diputuskan. Desain bertema “Nagara Rimba Nusa” oleh Urban+ terpilih sebagai pemenang pertama sayembara.

"Gagasannya tidak hanya baik, tapi juga punya pembeda dengan negara-negara lain," ujar Jokowi.

Desain “The Infinite City” terpilih menjadi juara kedua dan “Kota Seribu Galur” sebagai juara ketiga.

Baca juga: Inilah Para Pemenang Sayembara Gagasan Desain Ibu Kota Negara

Dengan terpilihnya para pemenang sayembara desain ibu kota negara, maka Jokowi menyebutkan, Indonesia telah memiliki bayangan tentang bagaimana rupa ibu kota kita sekian tahun mendatang.

"Kita akan memulai suatu pekerjaan besar dan mengawali sejarah yaitu memindahkan ibu kota negara Republik Indonesia," kata Jokowi.

Jokowi menyatakan, survei lapangan diperlukan untuk memastikan rancangan ibu kota telah sesuai rencana lokasi pembangunan prasarana dasar seperti Bendungan Sepaku-Semoi yang akan dibangun pada 2020. Serta jalan dan drainase pada areal seluas 4.000 - 6.000 hektar.

"Juga mempertimbangkan lingkungan sekitar, seperti habitat Bekantan, binatang dilindungi, yang menghuni hutan sekitar Teluk Balikpapan," kata dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelanjutan Nasib RUU Cipta Kerja, Mahfud: Pemerintah Sudah Punya Rumusan Baru

Kelanjutan Nasib RUU Cipta Kerja, Mahfud: Pemerintah Sudah Punya Rumusan Baru

Nasional
Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Nasional
Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Nasional
Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Nasional
Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Nasional
Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Nasional
Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Nasional
KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

Nasional
Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Nasional
Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Nasional
Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Nasional
Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

Nasional
Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X