Maruarar Pastikan Tak Ada Privilege untuk Gibran

Kompas.com - 22/12/2019, 14:37 WIB
Gibran Rakabuming Raka duduk bersama bakal calon wakil wali kota Solo Razali Ismail Ubit sebelum mengikuti fit and proper test di Panti Marhaen Semarang, Sabtu (21/12/2019) KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGibran Rakabuming Raka duduk bersama bakal calon wakil wali kota Solo Razali Ismail Ubit sebelum mengikuti fit and proper test di Panti Marhaen Semarang, Sabtu (21/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi PDI Perjuangan (PDI-P) Maruarar Sirait menegaskan, PDI-P tidak akan ada memperlakukan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka yang mendaftar untuk jadi calon Wali Kota Solo, secara istimewa.

Maruarar memastikan, sejak dulu PDI-P tidak pernah menerapkan perlakuan istimewa atau memberikan privilege terhadap personal. Siapa pun itu. 

Dia pun mencontohkan beberapa pilkada dan pileg yang pernah dilalui PDI-P yang melibatkan nama-nama populer.

Politisi PDI-PBMaruarar Sirait saat ditemui usai acara Cross Check bertajuk Jokowi Langgengkan Politik Dinasti di kawasan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019).KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari Politisi PDI-PBMaruarar Sirait saat ditemui usai acara Cross Check bertajuk Jokowi Langgengkan Politik Dinasti di kawasan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019).
Baca juga: PDI-P Belum Putuskan Soal Pencalonan Gibran Rakabuming sebagai Wali Kota Solo

Antara lain adalah terpilihnya Jokowi sebagai wali kota Solo dua periode dan Puan Maharani yang notabene merupakan putri dari Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri sebagai anggota legislatif hingga berhasil menjadi Ketua DPR. 

Keduanya, kata Maruarar, maju dengan mekanisme yang berlaku di internal partai dan dipilih masyarakat. 

"Jadi proses dan mekanisme harus dihormati, sudah banyak contohnya," kata Maruarar dalam acara Cross Check bertajuk Jokowi Langgengkan Politik Dinasti di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019).

Maruarar juga memastikan bahwa Gibran dan calon lainnya yang mendaftar ke PDI-P, yakni Achmad Purnomo Putranto akan dipertimbangkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Baca juga: Ngabalin Sebut Gibran Tak Pernah Bicarakan Pencalonannya di Pilkada Solo ke Jokowi

Pengurus akan mempertimbangkan, di antaranya soal integritas, ideologi, kompetensi, hingga jejak rekam. "Karena Solo basis yang sangat penting bagi PDI-P," kata dia.

Achmad Purnomo saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo. 

PDI-P, kata dia, belum memberikan keputusan terkait sosok yang akan diusung pada Pilkada Solo nanti.

Pertimbangan, kata Maruarar, akan dilakukan dengan komprehensif untuk mendapatkan sosok terbaik yang bisa memenangkan pilkada. 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Sakit Diprioritaskan bagi Pasien Covid-19 yang Tak Mungkin Isolasi Mandiri

Rumah Sakit Diprioritaskan bagi Pasien Covid-19 yang Tak Mungkin Isolasi Mandiri

Nasional
Yurianto: Pemeriksaan Covid-19 Sudah Dilakukan terhadap Lebih dari 6.500 Orang

Yurianto: Pemeriksaan Covid-19 Sudah Dilakukan terhadap Lebih dari 6.500 Orang

Nasional
Sulawesi Barat Catat Kasus Perdana, Total 30 Provinsi dengan Pasien Covid-19

Sulawesi Barat Catat Kasus Perdana, Total 30 Provinsi dengan Pasien Covid-19

Nasional
UPDATE: Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 114 Orang

UPDATE: Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 114 Orang

Nasional
UPDATE 29 Maret: 64 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh

UPDATE 29 Maret: 64 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Nasional
Psikolog soal Psikosomatis Saat Pandemi Covid-19: Bisa Jadi Sesak Itu karena Cemas

Psikolog soal Psikosomatis Saat Pandemi Covid-19: Bisa Jadi Sesak Itu karena Cemas

Nasional
UPDATE: Bertambah 130, Kini Ada 1.285 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 130, Kini Ada 1.285 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Bareskrim Polri Panggil Rocky Gerung terkait Laporan Politikus PDI-P Henry Yosodiningrat

Bareskrim Polri Panggil Rocky Gerung terkait Laporan Politikus PDI-P Henry Yosodiningrat

Nasional
BNPB Rekrut 5.816 Relawan Percepatan Penanganan Corona

BNPB Rekrut 5.816 Relawan Percepatan Penanganan Corona

Nasional
Tingkatkan Imunitas Hadapi Covid-19, Berjemur Cukup 15 Menit Saja

Tingkatkan Imunitas Hadapi Covid-19, Berjemur Cukup 15 Menit Saja

Nasional
Dijadwal Beroperasi Senin, Pembangunan RS Darurat Covid-19 Pulau Galang Tinggal 9 Persen

Dijadwal Beroperasi Senin, Pembangunan RS Darurat Covid-19 Pulau Galang Tinggal 9 Persen

Nasional
Anak-anak Berpotensi Jadi Carrier Covid-19, Lansia Harus Hati-hati ketika Kontak dengan Cucunya

Anak-anak Berpotensi Jadi Carrier Covid-19, Lansia Harus Hati-hati ketika Kontak dengan Cucunya

Nasional
AHY Intruksikan Kader Partai Demokrat Minimalisasi Mudik Lebaran

AHY Intruksikan Kader Partai Demokrat Minimalisasi Mudik Lebaran

Nasional
Per 29 Maret, RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Tangani 387 Pasien

Per 29 Maret, RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Tangani 387 Pasien

Nasional
Hadapi Wabah Corona, Masyarakat Diajak Berpikir Positif, Bersikap Positif, dan Bertindak Positif

Hadapi Wabah Corona, Masyarakat Diajak Berpikir Positif, Bersikap Positif, dan Bertindak Positif

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X