Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hengky Kurniawan Dikabarkan Mundur dari Demokrat, Ini Kata Waketum

Kompas.com - 20/12/2019, 22:15 WIB
Haryanti Puspa Sari,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengaku belum mengetahui Bupati Kabupaten Bandung Barat Hengky Kurniawan mengundurkan diri dari Partai Demorkat.

Namun, Syarief mengatakan, apabila Hengky memutuskan mengundurkan diri dari Partai Demokrat, itu adalah pilihan pribadi dan tak perlu dipersoalkan.

"Ya bagi kami hak berpolitik itu kan hak individu. Kalau nyaman di Partai Demokrat kami berterima kasih, kalau ada yang merasa tidak nyaman di Demokrat ya masa kami harus tahan," kata Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Baca juga: Cerita Hengky Kurniawan Jadi Wakil Bupati Bandung Barat, Awalnya Ditertawakan Sesama Artis

Sementara itu, Ketua Badan Pembinaan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat Elsa Ikdul Farid membenarkan, Hengky mundur dari partai pemenang Pemilu 2009 itu.

Elsa mengatakan, seluruh kader Demokrat di Bandung Barat kecewa atas keputusan Hengky.

"Kami DPC Partai Demokrat mendengarkan suara dari kader - kader yang merasa kecewa dari mulai Ranting, PAC dan Pengurus, biarlah masyarakat yang menilai terkait sikap politik yang diambil Hengky," kata Elsa dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (20/12/2019).

Elsa mengatakan, jajaran pengurus Partai Demokrat di Bandung Barat tidak terganggu atas keputusan Hengky tersebut.

Menurut dia, para kader tetap kompak dan loyal terhadap partai berlogo mercy tersebut.

"Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat semua tingkatan tetap solid tidak terganggu sama sekali dengan peristiwa politik ini, bahkan sebaliknya ini menjadi energi positif untuk menambah semangat dan kekompakan," ujarnya.

Adapun seperti dikutip dari TribunJabar.id, surat resmi perihal pengunduran diri itu beredar di di kalangan wartawan.

Surat tersebut ditujukkan kepada Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat di Jakarta pada tanggal 16 Desember 2019 dan sudah ditandantangani Hengki.

Baca juga: Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan Ditunjuk Jadi Duta Teh Indonesia

"Saya menyatakan secara resmi mengundurkan diri dari Partai Demokrat. Pilihan ini saya ambil secara sadar dan dengan penuh pertimbangan, tanpa paksaan dan intervensi dari pihak manapun," tulis Hengky Kurniawan dalam surat resmi tersebut.

Hengky Kurniawan juga mengucapkan terima kasih dan meminta maaf kepada pimpinan Partai Demokrat dan semua  kader yang sudah memberikan kesempatan di Partai Demokrat sebagai Ketua MPC Kabupaten Bandung Barat.

"Saya ucapkan maaf yang sebesar-besarnya bila melakukan kesalahan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Semoga silaturahmi tetap terjaga sampai kapanpun," kata Hengky Kurniawan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bertemu Pratikno, Ketua Komisi II DPR Sempat Bahas Penyempurnaan Sistem Politik

Bertemu Pratikno, Ketua Komisi II DPR Sempat Bahas Penyempurnaan Sistem Politik

Nasional
Waketum Nasdem Mengaku Dapat Respons Positif Prabowo soal Rencana Maju Pilkada Sulteng

Waketum Nasdem Mengaku Dapat Respons Positif Prabowo soal Rencana Maju Pilkada Sulteng

Nasional
Bertemu Komandan Jenderal Angkatan Darat AS, Panglima TNI Ingin Hindari Ketegangan Kawasan

Bertemu Komandan Jenderal Angkatan Darat AS, Panglima TNI Ingin Hindari Ketegangan Kawasan

Nasional
5.791 Personel Polri Dikerahkan Amankan World Water Forum Ke-10 di Bali

5.791 Personel Polri Dikerahkan Amankan World Water Forum Ke-10 di Bali

Nasional
Golkar Buka Suara soal Atalia Praratya Mundur dari Bursa Calon Walkot Bandung

Golkar Buka Suara soal Atalia Praratya Mundur dari Bursa Calon Walkot Bandung

Nasional
Komisi II DPR Ungkap Kemungkinan Kaji Pembentukan UU Lembaga Kepresidenan

Komisi II DPR Ungkap Kemungkinan Kaji Pembentukan UU Lembaga Kepresidenan

Nasional
PKB-Nasdem Merapat, Koalisi Prabowo Diprediksi Makin 'Gemoy'

PKB-Nasdem Merapat, Koalisi Prabowo Diprediksi Makin "Gemoy"

Nasional
Golkar Sedang Jajaki Nama Baru untuk Gantikan Ridwan Kamil di Pilkada DKI Jakarta

Golkar Sedang Jajaki Nama Baru untuk Gantikan Ridwan Kamil di Pilkada DKI Jakarta

Nasional
DPR Segera Panggil KPU untuk Evaluasi Pemilu, Termasuk Bahas Kasus Dugaan Asusila Hasyim Asy'ari

DPR Segera Panggil KPU untuk Evaluasi Pemilu, Termasuk Bahas Kasus Dugaan Asusila Hasyim Asy'ari

Nasional
Sinyal 'CLBK' PKB dengan Gerindra Kian Menguat Usai Nasdem Dukung Prabowo-Gibran

Sinyal "CLBK" PKB dengan Gerindra Kian Menguat Usai Nasdem Dukung Prabowo-Gibran

Nasional
Jadi Presiden Terpilih, Prabowo Tidak Mundur dari Menteri Pertahanan

Jadi Presiden Terpilih, Prabowo Tidak Mundur dari Menteri Pertahanan

Nasional
Polri: Hingga April 2024, 1.158 Tersangka Judi Online Berhasil Ditangkap

Polri: Hingga April 2024, 1.158 Tersangka Judi Online Berhasil Ditangkap

Nasional
Ganjar Bilang PDI-P Bakal Oposisi, Gerindra Tetap Ajak Semua Kekuatan

Ganjar Bilang PDI-P Bakal Oposisi, Gerindra Tetap Ajak Semua Kekuatan

Nasional
Nasdem Resmi Dukung Prabowo-Gibran, Elite PKS dan PKB Bertemu

Nasdem Resmi Dukung Prabowo-Gibran, Elite PKS dan PKB Bertemu

Nasional
Ahmad Ali Akui Temui Prabowo untuk Cari Dukungan Maju Pilkada Sulteng

Ahmad Ali Akui Temui Prabowo untuk Cari Dukungan Maju Pilkada Sulteng

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com