Kompas.com - 20/12/2019, 07:54 WIB
Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8/11/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DJaksa Agung Sanitiar Burhanudin dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan nomor PRINT-33/F.2/Fd.2/12/2019 tertangal 17 Desember 2019.

Surat perintah itu menjadi tanda dimulainya penyidikan atas perkara kasus dugaan korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Puluhan saksi telah diperiksa Kejagung terkait perkara ini.

Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin memprediksi kerugian negara akibat dugaan korupsi pada Jiwasraya sebesar lebih dari Rp 13,7 triliun.

"Jadi Rp 13,7 triliun hanya perkiraan awal dan diduga ini akan lebih dari itu," ungkap Burhanuddin saat memberikan keterangan pers di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (18/12/2019).

Baca juga: Moeldoko Bantah Lindungi Eks Petinggi Jiwasraya

Kerugian ini diduga timbul akibat pelanggaran terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Pelanggaran prinsip itu terkait pengelolaan dana dari program asuransi JS Saving Plan.

Akibatnya, asuransi JS Saving Plan mengalami gagal bayar terhadap klaim yang jatuh tempo. Burhanuddin mengatakan, Jiwasraya diduga melanggar prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jiwasraya diduga banyak melakukan investasi pada aset-aset dengan resiko tinggi (high risk) untuk mengejar keuntungan (high return).

Demikian berita yang paling banyak dibaca di rubrik Nasional Kompas.com sepanjang Kamis (19/12/2019).

Berita selanjutnya yakni jawaban Istana atas tudingan tidak transparannya proses penjaringan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi.

Baca juga: Kasus Jiwasraya Memanas, OJK Angkat Bicara

Anggota Tim Penjaring Dewan Pengawas KPK Dini Shanti Purwono menyatakan, proses seleksi pertama dewan pengawas ini memang tidak melalui panitia seleksi karena alasan urgensi waktu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.