Romahurmuziy Mengaku Serahkan Keputusan Calon Kakanwil Kemenag Jatim ke Lukman Hakim

Kompas.com - 18/12/2019, 19:48 WIB
Terdakwa kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama Muhammad Romahurmuziy (kanan) berbincang dengan kuasa hukumnya saat menunggu jalanya sidang lanjutan kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (18/12/2019). Persidangan beragendakan mendengarkan keterangan saksi ahli. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJATerdakwa kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama Muhammad Romahurmuziy (kanan) berbincang dengan kuasa hukumnya saat menunggu jalanya sidang lanjutan kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (18/12/2019). Persidangan beragendakan mendengarkan keterangan saksi ahli. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romy mengakui bahwa ia sempat menyampaikan dua nama yang diterima dari sejumlah pihak ke mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terkait posisi Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

Menurut Romy, hal itu ia sampaikan ke Lukman saat bertemu di sebuah agenda acara.

Hal itu diungkap Romy saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di Kemenag Jawa Timur.

Baca juga: Romahurmuziy Mengaku Terima 2 Usulan Nama untuk Posisi Kakanwil Kemenag Jatim

"Ya pada waktu itu Pak Lukman ada di acara itu. Saya juga sampaikan ke Pak Lukman pada waktu itu untuk Jatim bagaimana akhirnya? (Lukman bilang) kalau dalam pandangan ketum gimana?" kata Romy di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Romy pun mengatakan ke Lukman bahwa dua nama itu adalah Plt Kakanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kabag Tata Usaha Kakanwil Kemenag Jawa Timur Amin Mahfud.

Menurut Romy, ia menerima usulan nama Haris dari salah satu pengasuh pondok pesantren di Jawa Timur bernama Asep Saifuddin Chalim dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Yang senior-senior PPP Jatim menghendaki Pak Amin Mahfud, tetapi ini Bu Khofifah dan Kiai Asep ini metenteng-metenteng Haris. Saya sulit milih 2 nama itu yang mana karena yang sampaikan ke saya itu senior PPP Jatim yang saya hormati meminta ditipkan Amin Mahfud," kata dia.

Ia pun menyerahkan keputusan ke Lukman untuk menentukan siapa yang akan dipilih sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

"Saya bilang monggo terserah njenengan siapa yang dipilih. Itu terakhir kalimat saya," kata dia.

Dalam perkara ini, Romy didakwa menerima suap Rp 325 juta bersama-sama mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dari mantan Kepala Kakanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Kemudian, ia juga didakwa menerima Rp 91,4 juta dari mantan Kepala Kantor Kemenag Gresik Muafaq Wirahadi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X