Kompas.com - 16/12/2019, 12:30 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto (kiri) usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (13/12/2019). Presiden resmi melantik sembilan orang Wantimpres periode 2019-2024. ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAYPresiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto (kiri) usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (13/12/2019). Presiden resmi melantik sembilan orang Wantimpres periode 2019-2024.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto telah resmi menjabat Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019-2024.

Peresmian ditandai dengan serah terima jabatan antara pejabat terdahulu dan pejabat yang baru dilantik Presiden Joko Widodo.

"Hari ini saya bersyukur bahwa dapat melaksakan serangkaian serah terima jabatan antara Dewan Pertimbangan Presiden masa masa bakti 2014-2019 ke Dewan Pertimbangan Presiden masa bakti 2019-20249," ujar Wiranto seusai serah terima jabatan di Kantor Wantimpres, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Baca juga: Jabat Wantimpres, Wiranto Disebut Tak Mewakili Hanura karena Hal ini

Wiranto menilai, tugas Ketua Wantimpres tidak ringan. Sebab harus memberikan berbagai masukan kepada Presiden.

Terlebih, kata Wiranto, saat ini Presiden Jokowi memiliki visi hendak membawa Indonesia unggul dalam persaingan global dengan negara-negara lain.

Karena itu, ia memastikan Wantimpres akan bekerja maksimal membantu Presiden Jokowi mewujudkan visinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wiranto meyakini para anggota Wantimpres saat ini memiliki berbagai ide segar yang siap disampaikan untuk membantu kinerja Presiden.

"Yang dikatakan Bu Sri Adiningsih (mantan Ketua Wantimpres) tadi bahwa tugas sebagai Wantimpres memang tidak ringan. Karena sesuai undang-undang, kami memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden. Tentu ini suatu tugas yang cukup berat," kata Wiranto.

Baca juga: Mardiono Jadi Wantimpres Jokowi, PPP Sebut Tak Mewakili Partai

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi lantaran memercayainya mengemban tugas sebagai Ketua Wantimpres.

Menurut Wiranto, sebuah kehormatan hingga dirinya dipercaya mengemban tugas tersebut.

"Kami sangat terima kasih kepada Pak Jokowi yang telah memberikan kepercayaan kepada kita sekalian untuk memberikan sumbang pikir, memberikan nasihat dan pertimbangan. Ini kehormatan kepada kita," lanjut mantan Panglima ABRI itu. 

 

Kompas TV

Jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated, resmi beroperasi mulai hari minggu kemarin. Selama libur hari raya natal dan tahun baru, jalan tol yang pengoperasiannya sudah ditunggu oleh masyarakat ini, tidak akan dikenakan tarif alias gratis.


Total panjang jalan tol Japek atau Jakarta-Cikampek II Elevated adalah 36,4 kilometer. Para pengendara dapat melintas di jalan tol layang ini mulai dari kilometer 10 untuk kendaraan dari arah Jakarta menuju Cikampek, dan kilometer 48, untuk kendaraan dari arah Cikampek menuju Jakarta. Saat ini tol Japek dapat digunakan untuk kendaraan golongan 1 non bus, serta masih gratis selama libur natal dan tahun baru.


Sejumlah pengguna jalan tol dari arah Cikampek tujuan Jakarta, masih kebingungan. Banyak pengendara yang berhenti dan bertanya kepada petugas. Bahkan beberapa pengendara harus berpindah arah karena kendaraan yang masuk tol layang dibatasi hanya kendaraan kecil saja.
Hal itu menimbulkan perlambatan laju di titik masuk menuju tol layang di kilometer 46 tol Jakarta-Cikampek wilayah Karawang Barat.


Tol layang Jakarta-Cikampek II digadang-gadang mampu mengurangi 40 persen kemacetan yang kerap terjadi. Kami ajak anda memantau satu hari pasca dioperasikannya tol layang Jakarta-Cikampek II, dengan Jurnalis Kompas TV Dipo Nurbahagia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPOM: Vaksin Merah Putih Bakal Diuji Klinis sebagai Booster

BPOM: Vaksin Merah Putih Bakal Diuji Klinis sebagai Booster

Nasional
Tahan Tangis, Mensos Risma: Jangan Pandang Rendah Penyandang Disabilitas

Tahan Tangis, Mensos Risma: Jangan Pandang Rendah Penyandang Disabilitas

Nasional
Ketua DPR: Indonesia Harus Ajak Negara Maju Atasi Perubahan Iklim

Ketua DPR: Indonesia Harus Ajak Negara Maju Atasi Perubahan Iklim

Nasional
Di Bali, Jokowi Bermain Bulu Tangkis Lawan Hendra Setiawan

Di Bali, Jokowi Bermain Bulu Tangkis Lawan Hendra Setiawan

Nasional
Satgas Sebut BOR RS Rujukan dan Kasus Aktif Covid-19 Meningkat

Satgas Sebut BOR RS Rujukan dan Kasus Aktif Covid-19 Meningkat

Nasional
Saksikan BWF World Tour Finals, Jokowi Sempatkan Sapa Atlet Bulu Tangkis RI

Saksikan BWF World Tour Finals, Jokowi Sempatkan Sapa Atlet Bulu Tangkis RI

Nasional
Ukur Capaian Reformasi Birokrasi, LAN Gelar Seminar Indeks Kualitas Kebijakan

Ukur Capaian Reformasi Birokrasi, LAN Gelar Seminar Indeks Kualitas Kebijakan

Nasional
'Seharusnya Ibu Menteri Sosialisasikan Bahasa Isyarat, Bukan Paksa Tuli Bicara'

"Seharusnya Ibu Menteri Sosialisasikan Bahasa Isyarat, Bukan Paksa Tuli Bicara"

Nasional
Satgas: Dasar Hukum Karantina 10 Hari untuk Pelaku Perjalanan Internasional Segera Diumumkan

Satgas: Dasar Hukum Karantina 10 Hari untuk Pelaku Perjalanan Internasional Segera Diumumkan

Nasional
Percepat Vaksinasi, Kemenkes Minta Kabupaten dan Kota Gunakan Jenis Vaksin yang Tersedia

Percepat Vaksinasi, Kemenkes Minta Kabupaten dan Kota Gunakan Jenis Vaksin yang Tersedia

Nasional
Dubes RI untuk Uni Eropa: Abai Prokes dan Tolak Vaksinasi Jadi Faktor Merebaknya Covid-19 di Eropa

Dubes RI untuk Uni Eropa: Abai Prokes dan Tolak Vaksinasi Jadi Faktor Merebaknya Covid-19 di Eropa

Nasional
Pencoblosan Pemilu Direncanakan 21 Februari 2024, PKB: Yang Penting Jangan di Tengah Idul Fitri

Pencoblosan Pemilu Direncanakan 21 Februari 2024, PKB: Yang Penting Jangan di Tengah Idul Fitri

Nasional
Ketum PKB Nilai Usul Pimpinan MPR agar Sri Mulyani Dicopot Tidak Produktif

Ketum PKB Nilai Usul Pimpinan MPR agar Sri Mulyani Dicopot Tidak Produktif

Nasional
Satgas: Mobilitas Masyarakat dengan Kereta Api dan Pesawat Meningkat 5 Bulan Terakhir

Satgas: Mobilitas Masyarakat dengan Kereta Api dan Pesawat Meningkat 5 Bulan Terakhir

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,88 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,88 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.